Sejumlah pengamat dan pakar merespons aturan ini dengan sejumlah pertanyaan kritis. Mereka mempertanyakan bagaimana Kementerian ESDM akan mengawasi penggunaan air tanah, terutama dalam hal penggunaan air bersih oleh masyarakat.Â
Selain itu, solusi yang ditawarkan pemerintah untuk mendorong masyarakat beralih dari air tanah ke Penyediaan Air Minum (PAM) juga menuai keraguan apakah PAM dapat menjamin kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air.
Kementerian ESDM menegaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air bawah tanah. Pengaturan penggunaan air tanah diperlukan untuk mencegah penurunan kualitas air tanah akibat pemompaan yang berlebihan.Â
Meskipun air tanah merupakan sumber daya alam terbarukan, pemulihan kondisi air tanah memerlukan waktu yang lama, dan konservasi menjadi penting untuk mencegah dampak negatif.
Manajemen air yang berkelanjutan dan adaptasi yang bijaksana menjadi kunci dalam melindungi air tanah dan menjaga ketersediaan air untuk masa depan.Â
Selain itu, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sumber daya air ini dan mempromosikan praktik berkelanjutan dalam penggunaan air tanah adalah langkah yang tidak dapat diabaikan.
Pengaturan penggunaan air tanah di Indonesia mencerminkan upaya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air dan mencegah penurunan muka air. Meskipun aturan ini memunculkan pertanyaan dan keraguan, pengaturan ketat penggunaan air tanah menjadi langkah penting untuk mengatasi masalah kekeringan dan perlindungan sumber daya air yang semakin kritis di Indonesia.Â
Semoga aturan ini dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata dalam menjaga ketersediaan air untuk keperluan masyarakat serta lingkungan.
Menghormati dan melindungi air tanah adalah tanggung jawab bersama kita. Perubahan iklim mungkin merupakan ancaman, tetapi kita memiliki kekuatan untuk bertindak, memitigasi dampak negatif, dan mengamankan masa depan air tanah yang kita perlukan untuk menjaga kehidupan yang berkelanjutan. Semoga kita mampu menjaga kekayaan alam ini demi kebaikan semua makhluk hidup di planet ini.
sumber: berbagai sumber
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H