4. Rendra Bagus Cahyono, S.Pd., Gr diberikan tugas sebagai administrasi sekolah dan mengembangkan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler gerakan pramuka
5. Anzar Pujiraharjo, S.Pd., GR diberikan tugas untuk membantu mengembangkan potensi kemampuan teknologi baik murid ataupun gurunya sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman
6. Eka Rahmat Setiadi, S.Pd diberikan tugas untuk menggali potensi dibidang olahraga
7. Kokom Komariah, S.Pd diberikan tugas untuk mengembangkan potensi kesenian murid dan membantu menjadi Humas untuk menghubungkan masyarakat dengan sekolah, hal ini sama didasari bahwa yang bersangkutan merupakan guru yang tinggal dekat dengan lingkungan sekolah
8. Eli Puspita, S.Pd diberikan tugas untuk mengembangkan potensi kesenian dan keterampilan murid
Pelaksanaan tugas tersebut bukan berarti menjadi beban dalam pundak gurunya masing-masing tetapi dalam pelaksanaannya tetap kerjasama tim yang diperlukan. Hal tersebut dilakukan agar proses pelaksanaan menjadi lebih ringan dan bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal.
Tidak menjadikan sebuah kesulitan dalam hal kerjasama tim di SDN 2 Mekarjaya karena setiap guru mau saling membantu satu dengan yang lainnya dan mau belajar. Seperti halnya N. Tata, S.Pd.I yang tahun depan sudah memasuki masa pensiun, Yunengsih, S.Pd, dan Maman Suparman yang secara usia mereka adalah senior tetapi mereka tidak tertinggal dibidang teknologi baik penggunaan gadget maupun laptop. Mereka terus berusaha belajar.
Lalu bagaimana dengan mereka yang usianya muda? Tentu saja mereka tidak diam mereka bersama-sama saling membantu dalam membimbing guru agar bisa mengikuti perkembangan zaman. seperti waktu lalu dalam pengerjaan platform merdeka mengajar yang muda tidak egois mengerjakan sendiri tetapi ikut membimbing guru-guru senior untuk bisa menyelesaikan topik pembelajarannya sesuai intruksi yang diinginkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.
Kita mendengar kalimat tergerak, bergerak dan menggerakkan, di SDN 2 Mekarjaya semua berusaha untuk terus tergerak, bergerak dan menggerakkan satu sama lainnya tanpa menggurui, tanpa memerintah, tanpa dipaksa karena sejatinya guru itu berbeda, guru itu memiliki potensi, adakalanya tidak bisa memaksakan hal yang tidak bisa mereka lakukan tetapi kita bisa berbuat apa yang bisa kita lakukan dalam menyukseskan setiap programnya Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H