Islamofobia adalah isu yang paling sering muncul di Eropa tidak terkecuali dalam dunia sepak bola. Kali ini islamofobia mengguncang sepak bola Prancis.
Dalam hal ini terjadi di  Lyon.
Fakta ini berdasarkan laporan yang disampaikan oleh salah satu jurnalis Prancis,yakni Romain Molina.
Houssem Aouar menjadi korban utama. Pemain berdarah Aljazair tersebut dicurigai membawa ajaran Islam Radikal setelah kepulangnnya dari tanah suci, Mekkah dalam rangka melaksanakan ibadah Umrah.
Mantan klub dari Karim Benzema tersebut mencurigai Houssem Aouar karna perubahan penampilan yang terjadi pada dirinya.
Manajemen Lyon merasa aneh dengan Houssem Auoar yang mulai berjenggot dan mencukur rambutnya. Sayangnya Pandangan yang tidak menyenangkan dari manajemen Lyon sama sekali tidak dipedulikan oleh manajer Lyon Laurent Blanc.
Bahkan Blanc sama sekali tidak melakukan pembelaan terhadapan Aouar.
Kejadian ini mengingatkan kasus Islamofobia yang juga terjadi di Prancis tepatnya 15 tahun silam
Dilansir dari Middle East 24 News, kejadian yang terjadi di tahun 2008 lalu adalah di klub Prancis lainnya yakni Marseille. Yang menjadi korban dari Islamofobia kala itu adalah pemain asal senegal, yaitu Fati jud Jacques.
Untuk saat ini Imzalen, selaku aktivitis anti-rasisme menyarankan Auoar untuk meninggalkan liga prancis dan bermain di liga Inggris saja karna menurutnya Prancis bukanlah negara yang ramah bagi para pemeluk Islam.
Perlu diketahui bahwa, meskipun Auoar memiliki darah Aljazair selama ini ia lebih memilih berkewarganegaraan prancis.
Namun disebabkan masalah ini sepertinya gelandang berusia 24 tahun tersebut akan beralih menjadi warga negara Aljazair. Bahkan presiden federasi sepak bola Aljazair sudah berulang kali menyarankan hal itu.
Akan tetapi sejauh ini sang pemain belum membuat keputusan. Namun ada baiknya jika Auoar mengikuti anjuran dari sang presiden demi kebaikan agama serta karir sepak bolanya dimasa depan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI