Mohon tunggu...
Raihan Aditya
Raihan Aditya Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hobi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Ayu, Sosok Tangguh Juru Parkir Wanita di Jalan Braga

29 Oktober 2024   18:55 Diperbarui: 29 Oktober 2024   19:02 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi Pribadi

Di tengah gemerlap Jalan Braga yang historis, sosok perempuan berseragam oranye menyala dengan peluit di lehernya menjadi pemandangan yang tak biasa. Dialah Ayu, salah satu dari segelintir juru parkir wanita yang mengabdikan dirinya di kawasan legendaris Kota Bandung ini.

Di tengah hiruk pikuk Jalan Braga yang bersejarah, sosok Ayu berdiri tegap dengan seragam oranye khasnya. Selama lebih dari sepuluh tahun, perempuan berusia 42 tahun ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap jalan ikonik Bandung tersebut. Sebagai salah satu dari segelintir juru parkir wanita di kawasan ini, kehadirannya menjadi pemandangan unik yang menarik perhatian pengunjung.

Perjalanan Menjadi Juru Parkir

Ayu, telah menjalani profesi sebagai juru parkir selama lebih dari satu dekade. Dengan senyum ramah dan gesture profesional, ia memandu pengunjung Braga untuk memarkirkan kendaraan mereka dengan aman dan tertib. Di balik penampilannya yang sederhana, tersimpan ketangguhan seorang ibu yang berjuang menghidupi keluarganya. Ayu memulai karirnya sebagai juru parkir di tahun 2012, ketika kebutuhan ekonomi memaksanya mencari nafkah setelah suaminya mengalami sakit berkepanjangan. Tanpa pengalaman sebelumnya, ia memberanikan diri memasuki dunia yang umumnya didominasi kaum pria. Berbekal tekad dan keramahan, Ayu perlahan membangun reputasinya di kawasan Braga.

Dalam dunia perparkiran yang didominasi kaum pria, Ayu hadir sebagai pemecah paradigma. Kehadirannya membuktikan bahwa pekerjaan juru parkir bukanlah monopoli gender tertentu. Dengan keterampilan dan ketangkasannya, ia membuktikan bahwa perempuan pun mampu menjalankan tugas ini dengan sama baiknya.

Setiap hari, Ayu memulai tugasnya sejak pukul 08.00 pagi. Dengan teliti, ia mengatur kendaraan yang mulai berdatangan di area tanggung jawabnya. Peluit yang tergantung di lehernya menjadi alat utama dalam mengatur lalu lintas kendaraan yang akan parkir. Meski cuaca terkadang tidak bersahabat, senyum ramahnya tak pernah pudar.

Profesi juru parkir bukan tanpa tantangan. Ayu harus menghadapi berbagai situasi yang menguji kesabarannya:

- Mengatur parkir di tengah padatnya pengunjung akhir pekan

- Bekerja di bawah terik matahari atau guyuran hujan

- Menangani pengunjung dengan berbagai karakter

- Bersaing dengan juru parkir lain dalam mencari penghasilan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun