mangga dan rambutan. Selama ini pohon mangga dan rambutan yang berada di area Wisma Kundur.Â
Kabupaten Karimun -- PT TIMAH Tbk Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur saat ini tengah mengembangkan kegiatan konservasi tanaman buah yakni pohonSeperti tanaman pada umumnya, tanaman buah mangga dan rambutan tersebut juga membutuhkan nutrisi tambahan agar dapat tumbuh dan berbuah.
Di sisi lain, PT TIMAH Tbk Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur tengah melakukan pendampingan terhadap Kelompok Pembudidaya Ikan Tuah Bersatu atau biasa disebut Pokdakan Tuah Bersatu yang berada di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat. Pokdakan Tuah Bersatu saat ini sedang mengembangkan budidaya ikan kakap putih dengan media tambak.Â
Budidaya tersebut menghasilkan air limbah yang berasal dari kotoran sisa pakan atau feses, sisa pakan ikan yang masih dapat dimanfaatkan karena memiliki kandungan protein tinggi.Â
Dari pada hanya menjadi limbah yang dapat menjadi pencemar lingkungan, limbah air tambak ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair dengan mencampurkannya dengan bakteri EM-4. Penambahan EM-4 digunakan untuk menguraikan limbah secara biologis yakni dengan cara fermentasi.
Pupuk organik cair yang selnjutnya disebut sebgai AB Mix tersebut berfungsi untuk menyerap unsur hara makro N, P, K, Ca, Mg, dan S serta unsur hara mikro Fe, Mn, Bo, Zn, Cu, dan Mo sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman buah mangga dan rambutan yang sedang dikembangkan oleh PT TIMAH Tbk Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H