Mohon tunggu...
Putri SeptiaArdiana
Putri SeptiaArdiana Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi Pendidikan IPS

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Bangkit dari Zona Nyaman demi Cuan

30 November 2022   22:28 Diperbarui: 30 November 2022   22:50 425
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumen Pribadi (Foto kontainer tampak dari depan)

Jadi konsep yang saya pilih adalah berjualan di kontainer, kontainer tersebut juga sudah kita tentukan konsepnya, konsep yang kita pilih simple tetapi menarik, jadi warna kontainer yang dipilih adalah hitam yang nantinya ada logo brand minuman boda yang ditempel dibagian depan kontainer.

2. Memilih Bahan Berkualitas

Dalam menjalankan usaha minuman boba yang harus diperhatikan adalah bahan baku minuman yang berkualitas. Dengan bahan baku yang berkualitas akan menjadikan minuman menjadi lebih nikmat. Adapun bahan yang saya gunakan biasanya adalah berbelanja di toko kue yang ada di kota saya tetapi ada juga beberapa bahan yang saya beli melalui online.

3. Memilih Lokasi Usaha yang Strategis

Tempat atau lokasi untuk bisnis minuman kekinian ini juga menjadi salah satu penentu keberhasilan bisnis. Kita bisa memilih berbagai pilihan, seperti membuka gerai, stand di tepi jalan, mall ataupun tempat ramai yang lainnya. Nah lokasi yang saya pilih adalah membuka stand di tepi jalan raya.

Modal yang dibutuhkan untuk membuat boba tidak besar, dan keuntungan yang didapat tergolong menjanjikan, apalagi boba sedang menjadi tren dimana-mana. Tak heran jika bisnis olahan minuman atau makanan dari boba memiliki prospek sangat bagus untuk waktu ke depannya karena tak pernah sepi dari konsumen. 

Nama brand minuman boba yang kita pilih adalah "For U Bubble Drink" yang didalamnya terdapat beberapa menu rasa seperti taro, matcha, red velvet, thai tea dan sebagainya, selain itu terdapat juga 2 ukuran yaitu cup gelas kecil yang dibandrol debgan harga Rp8000 dan cup gelas besar yang dibandrol dengan harga Rp10.000, nah jika ingin menambah toping boba maka harus menambah biaya sebesar Rp2000. 

Pada logo brand boba "For U Bubble Drink" terdapat gambar kepala cewek, didalam logo tersebut tidak terdapat sebuah makna istimewa karena kebetulan yang dirasa cocok adalah logo tersebut. Pembuatan logo juga hanya iseng-iseng bermodalkan editan sendiri melalui aplikasi canva, waktu itu menurut kami yang penting kita punya logo sendiri tidak menjiplak dari brand orang lain.

Dokumen Pribadi (Foto pembeli)
Dokumen Pribadi (Foto pembeli)

Saat grand opening kita juga mengundang teman-teman untuk datang ke tempat berjualan kami, selain itu ada juga diskon yaitu beli 2 gratis 1. Kita membuka kedai mulai pukul 8 pagi sampai 8 malam. Promosi yang kita lakukan adalah melalui sosial media yaitu Instagram dan WhatsApp hal tersebut karena Kepopuleran boba juga tak lepas dari pengaruh media sosial. 

Banyak pelaku usaha boba yang memanfaatkan instagram untuk mempromosikan produk mereka. Apalagi di zaman serba digital seperti sekarang ini , mayoritas kaum milenial menggunakan gadget seperti smartphone untuk mencari tahu informasi apa saja yang sedang menjadi tren di masyarakat. Adanya influencer yang mereview boba, tentu akan mempercepat produk dikenal publik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun