Lalu kalau bukan sang anak yang mengajak, mengkondisikan liburan untuk menyenangkan hati orang tuanya. Maka siapa lagi? Dan Jika bukan sekarang waktunya, maka kapan lagi?? Waktu dan kesempatan tentu takkan terulang kembali.
Maka berikut tips berpergian jauh dengan orang tua lansia berkebutuhan khusus (dalam hal ini saya membawa orang tua berpenyakit stroke) dan anak-anak:
1. Pilih tujuan wisata yang aman untuk orang tua dan anak-anak.
Persiapkan dengan matang susunan lokasi dan acara selama perjalanan (biar tidak kehilangan arah selama perjalanan).
Perjalanan jauh perlu direncanakan dengan cermat rute yang dituju beserta tempat tinggal sementara (penginapannya).
Perhatikan lokasi, apakah ramah untuk orang tua lansia dan anak. Jika aman, maka cocok sebagai tujuan wisata.
Misalnya jalan berbatu, licin, banyak anak tangga. Ataupun area yang tidak bisa dilewati kursi roda, sebaiknya dihindari.
Untuk perjalanan jauh, itinerary (list perjalanan) wajib untuk dimiliki. Tak bisa dengan konsep, mengalir begitu saja seperti air. Atau lihat nanti di jalan ya sobat..
2. Siapkan fisik dan mental anak juga ortu.
Cek kesehatan orang tua sebelum keberangkatan. Terutama untuk perjalanan jauh yang dapat membuat lelah jiwa dan fisik. Usahakan agar suasana perjalanan dibuat menyenangkan.