Mohon tunggu...
Ina Widyaningsih
Ina Widyaningsih Mohon Tunggu... Administrasi - Staf TU SMPN 3 Pasawahan

Penyair Pinggiran

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Artikel Utama

Perjalanan Wisata Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien di Sumedang

18 Januari 2020   22:46 Diperbarui: 19 Januari 2020   13:20 1624
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tanda awal pemugaran makam Cut Nyak Dien oleh Gubernur Aceh (Dokumentasi pribadi)

Sebagai generasi penerus bangsa sudah sepantasnya untuk menghargai dan menghormati jasa pahlawan, salah satunya dengan ziarah ke makamnya. 

Wisata ziarah ke makam pahlawan ini bisa diaplikasikan pada pembelajaran di luar kelas bagi siswa-siswa sekolah. Atau pun bagi anak-anak dan anggota lainnya di keluarga kita bisa juga dibawa berwisata ziarah ke makam Cut Nyak Dien agar mereka mengetahui tentang sejarah pahlawan bangsa.

Semoga tulisan kali ini dapat menyegarkan ingatan kita kembali, bahwa di tanah sunda Sumedang ini terdapat makam pahlawan yang berasal dari Aceh yaitu Cut Nyak Dien.

Allahummaghfirlaha warhamhaa wa'afihaa wa fuanhaa, aamiin.

Wisata ziarah, wisata murah meriah, wisata berfaedah.

Ayo berwisata ke Sumedang, janganlah lupa untuk ziarah ke makam Cut Nyak Dien, agar kita ingat kembali dengan sejarah!

Banyak tempat wisata yang lainnya di Sumedang, namun tak ada salahnya jika kita berwisata ziarah ke sini. Karena ketika kita berada di sini akan ada kedamaian yang terasa. 

Muhasabah diri bahwa kehidupan tak selamanya abadi di dunia, akan ada kematian sebagai jembatan kita menuju kehidupan yang sesungguhnya kelak di akhirat.

Dengan sejarah kita akan memahami diri, sudahkan berarti bagi kehidupan orang lain. Kisah seorang pahlawan Cut Nyak Dien dapat memberi kita pelajaran tentang kesetiaannya pada suami dan negeri yang dicintainya, juga keteguhan hati serta ketakwaannya pada Illahi Robbi.

Ibu Perbu, yang menjadi julukannya di Sumedang telah menjadi ciri jika ia begitu suci karena rela mempertaruhkan jiwa raganya demi agama dan negerinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun