Mohon tunggu...
Himam Miladi
Himam Miladi Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Penulis Konten | warungwisata.com | Email : himammiladi@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Tips agar Introvert Bisa Diterima di Komunitas

5 Oktober 2020   22:31 Diperbarui: 6 Oktober 2020   12:00 701
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sombong.

Mungkin itu kesan pertamamu saat melihat ada teman di komunitas yang menyendiri, tidak berkumpul dengan yang lain. Kamu bisa melihatnya sedang duduk atau berdiri bersandar di dinding sudut ruangan.

Di tengah keriuhan pembicaraan teman-temannya, dia tenggelam dalam lamunan. Sesekali dia menunduk, mencuri pandang pada perangkat digital yang ada dalam genggaman.

Setelah beberapa lama, dia mencoba untuk berbaur, melepaskan diri dari dunia tak kasat mata yang sudah mengungkungnya. Sayangnya, seringkali dia tidak mampu membangun chemistry dengan orang yang ditemuinya.

Alhasil, dia pun kembali ke tempat favoritnya di pojok ruangan, kembali tenggelam dalam kesendiriannya. Dia hadir secara fisik, namun jiwanya melayang entah ke mana.

Ketahuilah kawan, dia bukan alien. Dia juga bukan budak dari tiran alat komunikasi digital. Dia hanya introvert yang dengan susah payah mencoba berjuang untuk terlibat dalam pembicaraan, meskipun hanya ingin terlihat mendengarkan.

Susahnya Jadi Introvert di Tengah Komunitas

Memang susah jadi introvert, apalagi bila ikut komunitas yang isinya kebanyakan orang-orang ekstrovert yang suka bicara. Karena, sejak lama introversi sudah menjadi ciri kepribadian yang sering disalahpahami.

Menjauhkan diri dari orang lain. Berkubang dalam kesendirian yang menggembirakan. Ini semua sifat standar yang dimiliki introvert.

Ketika sifat-sifat itu muncul dalam diri introvert ketika dia "terjebak" di keramaian komunitas, maka yang terlihat adalah keanehan. Betul tidak?

Kalau begitu, mengapa introvert ikut komunitas?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun