Teori ini dibuat oleh akun Twitter bernama Naomi yang kini unggahannya tersebut sudah mendapat lebih dari 200 ribu retweet, kamu bisa mengeceknya langsung via Twitter.
Didalam unggahan itu Naomi menjelaskan secara sangat logis kalau Draken memiliki kesempatan untuk dapat diselamatkan, dia juga merincikan teorinya dengan beberapa teori asli mengenai luka tembak pada seseorang.
Poin pertama yang dijelaskannya adalah kalau luka tembak Draken saat ini tidak membuatnya kehilangan banyak darah, dan masih dapat diselamatkan.
"Seperti yang kita ketahui Draken saat ini mengalami tiga luka tembakan, namun luka tembak yang di alaminya tidaklah dalam, hal tersebut dapat dilihat dari terhentinya darah yang keluar dari badannya". Tulisnya.
Dilihat dari panel yang menampilkan luka tembak yang dialami Draken tersebut, tentu kita dapat melihat kalau Draken saat itu tidak mengeluarkan Darah yang begitu banyak, hal ini membuat poin pertama dari Naoumi tersebut menjadi cukup logis.
Untuk poin kedua, Naomi kembali menjelaskan, "Mengenai peluru yang menembus tubuh Draken, untungnya peluru tersebut tidak menembus jantung." Tulis Naomi dalam lanjutan unggahannya.
"Walaupun peluru tersebut mengenai salah satu paru-parunya, tapi untungnya paru-paru lainya tidak terkena. Dengan begitu masih ada kesempatan untuk Draken selamat jika ambulan datang tepat waktu." Lanjutnya.
Mengetahui kalau salah satu paru-paru Draken hancur karena peluru, teori ini tentunya menyebabkan adanya pertanyaan, jika memang Draken dapat diselamatkan, apakah dia dapat tetap hidup dengan satu paru-paru?.
Baca Juga: Pembahasan Manga Boruto Chapter 62: Kawaki Ungkap Kelemahan Pertahanan Utama Konoha
Jika kamu menelusuri jawaban tersebut lewat google, ada beberapa penjelasan yang mengatakan kalau manusia tetap dapat hidup jika paru-parunya diangkat.
Kemungkinan jika Draken selamat, kekuatan monster yang dimilikinya akan sedikit berkurang. Hal ini dikarenakan hilangnya satu paru-parunya pada insiden tersebut.