Penghematan juga bisa dilakukan dengan cara menanam sayur di pekarangan, memelihara ternak, memanfaatkan kembali barang bekas yang masih bisa digunakan atau tidak menggunakan kendaraan untuk tujuan yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki 5-10 menit.
Nah, dana yang dihasilkan dari penghematan ini pun bisa digunakan untuk menambah pos tabungan kita.
Pos-pos Tabungan
Untuk membantu kita merancang tabungan, sejak awal kita harus mengarahkan pos tabungan sesuai rencana kita masing-masing. Dalam hal ini setiap orang dapat memiliki rencana yang berbeda-beda yang menentukan jenis tabungan maupun jangka waktu tabungan yang dipilih.
Misalnya tabungan untuk pendidikan, tabungan untuk rekreasi/ziarah, tabungan naik haji, tabungan hari raya, tabungan untuk persiapan keadaan darurat, tabungan pensiun dan lain-lain.
Kemudian untuk memilih produk tabungan kita harus memperhatikan beberapa hal seperti misalnya karakteristik produk serta institusi keuangan yang menawarkan jasa produknya. Misalnya terkait dengan jangka waktu, semakin lama waktu kita mengendapkan tabungan kita, pada umumnya imbas hasil yang diberikan juga lebih tinggi.
Perhatikan pula besaran biaya administrasi yang diberikan, serta insentif-insentif bagi penabung. Namun tentu setiap lembaga keuangan baik perbankan, koperasi, asuransi dan lembaga keuangan lain memiliki kebijakan yang berbeda terhadap produk tabungan/investasi yang mereka tawarkan.
Perhatikan pula hal kesehatan usaha serta manajemen resiko dari lembaga keuangan yang kita pilih. Untuk perbankan misalnya, tabungan customer-nya dilindungi oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Untuk bahan pertimbangan memilih bank, kita dapat mencari referensi dari lembaga-lembaga pemberi peringkat perbankan untuk mengecek bank-bank mana saja yang memiliki kinerja bagus.
Kesimpulan
Apapun nasihat keuangannya, pengelolaan pendapatan sepenuhnya adalah hak kita sebagai pemilik pendapatan tersebut. Yang tidak boleh kita lupakan adalah keputusan-keputusan keuangan yang kita ambil hari ini baru akan terasa dampaknya pada masa yang akan datang. Sama seperti keadaan keuangan kita hari ini adalah hasil dari keputusan kita pada masa lalu. (PG)
-------