Terimalah manusia sebagaimana adanya mereka di hadapan Allah, Sang Pencipta, bukan menurut ukuran dunia fana ini.
Sebab, martabat manusia adalah yang utama!
Ingatlah akan hal ini:
Orang-orang miskin, kaum papah, orang-orang sakit, para gelandangan dan orang terbuat lainnya semestinya mendapat tempat terhormat dalam hati kita.
Pada mereka tertera wajah Sang Putera Allah yang telah memilih hidup miskin sejak tinggal di dalam rahim Perawan Maria, lahir di kandang Betlehem sampai wafat di kayu salib!
Berjuanglah mengalahkan diri sendiri, melepaskan ego dan pergi memeluk orang miskin, sakit dan terbuang dengan sukacita!
Abepura, 03 Oktober 2022; 06:30 WIT
[Refleksi Pesta transitus, peralihan hidup Bapa Santo Fransiskus Asisi, 03-10-2022]
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H