Saya bukan mendewakan seseorang, apalagi presiden Jokowi.Tapi, Saya gatal membaca ketidakbenaran “analisa” yang dipublikasikan secara umum.
Entah ekspresi wajah ataupun body language Jokowi seringkali disalahtafsirkan !
Betul ! Salah tafsir ! Mengapa? karena tidak menggunakan dasar ilmu, tapi hanya penafsiran saja, entah berdasarkan “baca sana baca sini” atau “nonton sana nonton sini” atau berkaca pada pengalaman pribadi.Lihat saja berita ini: http://buff.ly/1Gll634
Haters sih hak masing-masing ya, karena itu political view.
Tapi, jangan sampai dibutakan sehingga tidak lagi bisa melihat kebaikan pada orang lain.
Dan bila ini cuma akal2an media untuk menaikkan readership ...
Please jangan sampai mengorbankan reputasi orang lain karena disalahtafsirkan.
Kembali ke Foto...
Yang perlu diluruskan sebetulnya adalah: Bukan Jokowi yg sungkan di foto ini,tapi Aher
Ekspresi Jokowi cognitive/normal saja.
Perhatikan wajah nya Jokowi pada foto di link ini, agar Anda jelas:
Fokus pada Body Language Aher (lebih menekukkan badan sambil membungkuk dengan tangan menyambut / menantikan gelas yang sedang diisi air) dan Ekspresi Wajah nya (sambil tersenyum).
Perhatikan bedanya dengan Body Language Jokowi dan Ekspresi Wajah nya. Body Language Jokowi memang membungkuk tetapi postur tubuhnya tegak/tidak menekuk dan wajahnya pun ekspresi normal ataupun sambil berpikir sesuatu (cognitive loading).
Anda akan memahami siapa yang sebetulnya sungkan.
Anda juga akan memahami bahwa Jokowi tidak takut pada Aher. Tepatnya, tidak ada ketakutan di dalam foto tersebut.
Semoga Anda lebih jelas...
dan Tidak selayaknya dibuat heboh.
Malah justru seharusnya kita mengacungkan jempol kepada seorang presiden yang rendah hati dan tetap menjaga budaya kesopanan seorang muda pada orang lebih tua (Aher).
Kemarin heboh soal Gibran dan sudah saya bantah: http://wp.me/p4S2VJ-6Z
Semoga lebih menjelaskan kehebohon kali ini juga.
Mari fokus yang lain.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI