Mohon tunggu...
Anwar Effendi
Anwar Effendi Mohon Tunggu... Jurnalis - Mencari ujung langit

Sepi bukan berarti mati

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Antrean Nasabah di Bank Mirip Pembagian Sembako

8 April 2020   12:22 Diperbarui: 8 April 2020   12:41 183
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Antrean nasabah sampah ke tempat parkir halaman bank. (dokpri)

Kursi dengan rambu tanda silang dilarang diduduki nasabah. (dokpri)
Kursi dengan rambu tanda silang dilarang diduduki nasabah. (dokpri)

"Saya mah tanggung sudah lama mengantre. Ya sudah nunggu di barisan ini. Panas juga gak apa apa. Yang penting jangan hujan saja. Kalau hujan kan jadi repot nunggu di luar," kata seorang nasabanh, Yanto.

Sementara petugas keamanan bank setempat, Rudi Setiawan mengatakan, aturan ini merupakan instruksi dari pusat untuk menindaklanjuti imbauan pemerintah terkait physical distancing. Memang kesannya jadi seperti tidak manusiawi. Tapi harus bagaimana lagi, ini demi kebaikan semua, sekaligus antisipasi penularan virus corona.

Instruksi yang diterima, untuk kursi yang menjadi tempat menunggu nasabah harus ada yang dikosongkan. Aturan ini selain disampaikan secara lisan, juga lewat pemberian rambu silang di beberapa kursi. Pada kursi yang ada tanda silang, tidak boleh diduduki nasabah.

"Jadi harus ada jarak yang cukup aman, di antara sesama nasabah yang duduk menunggu panggilan pelayanan. Sekarang jumlah orang yang dianggap aman di dalam bank, paling delapan nasabah," ujar Rudi.(Anwar Effendi)***

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun