Kita pun harus menyadari betapa pentingnya keberagaman dan inklusivitas dalam ekosistem kopi di Kota Malang, baik bagi mahasiswa sebagai segmen utama, pelancong dari berbagai latar belakang, maupun para pengusaha lokal seperti Wak Abu Coffee.
Kehadiran cafe seperti Wak Abu Coffee dengan filosofi sederhana namun penuh semangat kerja keras mengajarkan kita bahwa setiap usaha, sekecil apa pun, memiliki peran signifikan dalam membentuk wajah kota. Ini juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, ketekunan, dan keberanian untuk berdiri di tengah persaingan yang semakin ketat.
Pemerintah daerah (Pemkot Malang) memiliki tanggungjawab untuk memastikan keberagaman ini tetap hidup dan mendapatkan dukungan yang adil. Pemkot harus menjadi penghubung antara kafe-kafe ini dengan program wisata dan pembangunan kota, sehingga visi Malang sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata yang nyaman dapat terwujud.
Akhirnya, kita diajak untuk tidak hanya menikmati secangkir kopi tetapi juga menghargai cerita, usaha, dan filosofi di baliknya - karena di setiap tegukannya, ada semangat perjuangan yang menjadi bagian dari dinamika kota ini.
Wak Abu Coffee, Jln. Simpang Gajayana, Malang, Wed', Jan' 22, 2025.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H