"Tidaklah seseorang yang tetap tinggal (di Madinah), bersabar dengan cobaan dan kesukarannya lalu meninggal di sana, melainkan aku akan memberi Safa'at dan menjadi saksinya pada hari kiamat, jika ia seorang muslim.”(HR. Muslim)
Karena janji Nabiku itulah istriku - ketika aku di madinah, di roudhoh, di masjid Nabiku – aku akan berdoa ~ aku akan memohon, ya Allah cabutlah nyawa hamba ini, matikan aku di masjid nabiku, ya Allah hamba telah selesai menjalankan tugas sebagai orang tua, hamba telah selesai menikahkan anak hamba, maka ya Allah, saatnya Engkau pertemukan kembali hamba dengan istri hamba….
Dan ketika aku di Makkah, di Masjidil Harram, di Maqam Ibrahim, tempat dimana Tuhanku langsung mendengar doa hambanya, aku akan meminta padaMu – aku akan memohon padaMu, sekali lagi ya Allah matika aku di rumahmu ini, pertemukanlah aku dengan istriku ya Allah…
Dan jika Allah belum memanggilku, insyaallah tahun depannya aku akan kembali kerumahMu lagi ya Allah, dan aku akan berdoa, sekali lagi berdoa dengan doa yang sama.
Itulah, kenapa aku harus terus bekerja, kenapa aku harus mencari uang.. agar aku selalu bisa mengunjungi rumah Tuhanku.. agar aku selalu bisa berdoa dan meminta di rumah Tuhanku
Istriku, semoga ini tidak terjadi, semoga Allah tidak mematikan dulu salah satu dari kita…
karena kita akan melewati masa-masa membesarkan anak, menikahkan anak bersama-sama…..
Semoga Allah meberikan kesehatan, kesempatan, dan ridlo Nya kepada kami.
_______________________________________________
Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....Bidadari Surgaku
(Bidadari Surgaku, by alm. Uje)