Ada kalanya, cinta menuntut kita untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak kita sukai. Ketika seorang suami berbaring sakit di rumah sakit, sang istri rela menunggui siang dan malam. Padahal ia juga harus bekerja, mengurus anak-anak dan istirahat. Karena cinta, sang istri rela menemani suami begadang di bangsal rumah sakit.
Ketika seorang istri hamil dan hendak melahirkan, terkadang tengah malam sang suami harus mengantarkan ke klinik bersalin. Bukankah sebenarnya lebih enak bagi suami untuk tidur nyenyak di malam itu? Namun karena cinta, ia rela berjaga 24 jam tanpa tidur untuk menemani sang istri di klinik bersalin.
Ini adalah contoh dari active sacrifice. Kita melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin kita lakukan. Demi cinta kita kepada orang-orang terkasih, kita rela melakukan hal-hal yang tidak kita sukai.
Jadi, cinta selalu identik dengan pengorbanan. Tak ada cinta jika kita tak mau berkorban. Tak ada keindahan cinta jika menolak untuk berkorban.
Bahan Bacaan
Cahyadi Takariawan, Wonderful Love, Era Intermedia, 2015
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI