Mohon tunggu...
pagar sianipar
pagar sianipar Mohon Tunggu... Guru - pekerjaaan: guru sejarah di SMAK 5 PENABUR Jakarta (sejak 2010 hingga sekarang)

Guru sejarah di SMAK 5 PENABUR Jakarta (sejak 2010 hingga sekarang)

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Imperialisme Jepang dan Hatta

18 Mei 2022   12:10 Diperbarui: 18 Mei 2022   12:16 577
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Soekarno dapat Bintang Ratna Suci Kelas II

Ki Bagus dan aku diberi Bintang Ratna Suci Kelas III

Cara pemerintah Jepang menerima kami

menggemparkan para kempetai di Indonesia

Pada umumnya Tenno Heika tidak pernah

bersalaman dengan anak buahnya dan bahkan bangsanya sendiri

Tenno Haika mengulurkan tangannya menyalami kami

Mengganggap kami tamu asing terhormat*** 

(Disadur dari Menuju Gerbang Kemerdekaan, Cet. ke-5. Sebuah Otobiografi Mohammad Hatta. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2015.)

 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun