Sebelumnya kami pernah posting tulisan "Instalasi Heavy Lift Crane HLC 295000 di Kapal Orion.Â
Masya Allah, tanggal 2 Mei kemarin, diberitakan telah terjadi kegagalan saat crane tersebut menjalani test beban di jetty milik Liebherr di Rostock. Videonya bisa disaksikan di link berikut :
Â
Boom nya patah. Dikutip dari  https://vertikal.net, masalah tersebut diduga disebabkan oleh putusnya wire rope. Alhamdullilah tidak ada korban jiwa.  Kalau dilihat dari posisi kabin dan boom, maka boom tersebut patah ke belakang. Pastinya saat kejadian, posisi boom hampir tegak/sudut luffing boom kecil/jarak jangkau atau outreach boom di posisi dekat dengan sumbu putar. Tampak ada tongkang/beban mengapung di depan crane ( perhatikan lifting lug di tongkang tersebut. Jadi tongkang berfungsi sekaligus beban ).Â
Bisa jadi, wire rope yang menghubungkan hook ke lifting lug ( ada 4 titik biasanya ) putus. Atau hooknya patah. Sehingga saat crane berusaha angkat beban, wire rope atau hook putus, maka boom tersentak ke belakang.Â
Tampak dari gambar berikut, kira-kira main hooknya HLC Â 295000 serupa dengan main hook milik heavy lift Huisman di kapal Sleipnir
Kita tunggu update tentang penyebabnya, untuk menjadi pembelajaran buat semua. Semoga tidak terjadi kejadian yang sama di kemudian hari. Aaamiin. Pembuat crane sekelas Liebherr sudah dipercaya rancangan dan kualitasnya, apalagi crane ini dibuat di workshopnya mereka sendiri di Eropa.
Liebherr official website
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H