Syahdan, trio bek Bastoni-de Vrij-Skriniar juga menampilkan gaya permainan yang rapi.
Ketiga bek utama Nerazzurri ini tampak sering menjaga posisi dengan satu garis lurus dan dibantu oleh Vidal yang cukup gesit dalam menutup celah yang ditinggalkan Hakimi/Young saat Juventus melakukan serang balik.
Tidak berbeda jauh, pada babak kedua pula demikian. Praduga bahwa Juventus bakal menyerang habis-habisan seraya menguasai jalannya pertandingan langsung ditepis dengan gaya bermain Inter yang relatif sama dengan babak pertama.
Bedanya, kali ini pasukan Antonio Conte bermain lebih menunggu dan menguasai ball possession hingga 54%.
Imbasnya, permainan Juventus terkesan tidak berkembang, dan ketika Ronaldo dkk lengah, Inter bemain kejut. Â Long pass yang dilesatkan Bastoni mampu disambut oleh Barella yang sudah berada di dekat kotak penalti Juventus.
Dan... Barella pun mencetak gol kemenangan untuk Inter Milan.
Arturo Vidal Unjuk Gigi, Nicollo Barella Tebar Aksi
Vidal seakan sedang unjuk gigi pada laga kontra Juventus. Entah karena sedang melawan mantan tim atau malah ada motivasi lain, pemain asal Chile ini bermain lebih efektif. Akurasi umpannya menembus 90%, hampir setara dengan Brozovic (92%).
Di sisi yang sama, beberapa tackle Vidal lebih "aman" alias rapi. Efeknya, pada laga sengit kontra Juventus, Vidal tidak mendapat satu pun kartu kuning. Gol sundulannya pada menit ke-12 bisa disebut bonus atas performanya.
Sayang dirinya harus diganti pada menit 77 karena terlihat cedera. Meski begitu, Vidal telah berhasil menyumbang salah satu gol kemenangan Inter seraya unjuk gigi di hadapan Conte.
Nicollo Barella? Pemain mungil yang satu ini memang tak perlu diragukan lagi. Bagi seorang gelandang, tipikal Barella dapat dikatakan nyaris sempurna. Barella memiliki speed, stamina, kualitas umpan serta kualitas crossing yang sama baiknya.