Tahun 2020 kemarin, sudah banyak tanggal cantik terlewatkan. Bukan angkanya lagi yang cantik, melainkan juga undangan beserta pita warna-warni yang singgah di ruang tamu maupun di sebalik pintu.
Maksudku, teman seperjuangan sudah mengundang. Rekan kerja sudah menikah. Teman sekolah dan kuliahan segera akad. Bahkan, anak gadis dan bujang tetangga juga sudah mendirikan tarup. Sedangkan kamu? Masih betah dengan kesendirianmu.
Sudah tentu ada alasannya, bukan? Hemm. Pada dasarnya tidak ada seorang pun manusia yang betah hidup jomlo. Setahun-dua tahun mungkin betah, tapi kalau sudah terlalu lama menunggu? Bahkan mangga yang kemarin bergetah saja hari ini sudah ranum dan manis.
Di sisi yang sama, Tuhan telah menerangkan langsung lewat Kalam-Nya bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan.
Tetapi, faktanya cerita dunia tak selalu seindah teori harapan, ya? Tambah lagi ketika kita hidup di lingkungan masyarakat. Saat umur sudah menjelang hingga melewati angka 25 tahun, tetangga sebelah mulai "rusuh" bertanya "Kapan Nikah". Padahal...
Mereka para pasukan "perhatian" yang sibuk bertanya itu dulunya kan juga pernah sendiri bin jomlo. Masa iya mereka tak ingat dengan betapa galau bin ambyarnya hidup ketika menjomlo!
Atau, mau berbalas rundung gegara dulunya ketika lajang juga sering ditanyai kapan nikah? Hemm. Hayuuk, siapa takut! Hahaha
Sejatinya, tiap-tiap jomlo tentu memiliki beragam alasan terkait mengapa mereka masih betah menjomlo hinggalah hari ini. Dan agaknya, kebetahan inilah yang kemudian menghadirkan kalimat "I'm Better Off On My Own".
Fokus Berjuang Meniti Karier dan Masa Depan
Menikah itu penting, tetapi karier dan masa depan seseorang juga dibutuhkan. Tidak hanya bagi laki-laki, perempuan juga demikian.