Mohon tunggu...
Salimun Abenanza
Salimun Abenanza Mohon Tunggu... Administrasi - di sini maka di sana

seorang anak dari negeri beruang

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Badan Setengah Busuk

12 Februari 2015   19:42 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:20 27
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Apakah aku lapar?

sudah suntuk kunikmati semua kata

kali ini aku berkata benar

kalau aku lapar dari dunia segar

kali ini setumpuk badanku terkubur

dan ujung kakinya membusuk

membawa cerita-cerita buruk

untung saja petiku berlapis emas dan bersayap selembut kapas

jadi semua hanya lihat indah, dan lupa kalau aku parah

.

Aku ingin berkata lelah

sudah lama hutan tandus ini mengurungku

menyapih dengan air hujan

di antara dua bibir yang sudah terkatup rapat

kemana jiwa dan rasaku pergi

setelah tanah ini kumakan rakus bertahun lalu

.

sembari kumenadah hujan terakhir di musim ini

akankah kukembali menerima sejuta cahaya

walau dengan badan setengah busuk ini

.

tidaklah apa

.

Yogyakarta (aku menyimak awan) 12-02-2014

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun