Mohon tunggu...
Daniel Oslanto
Daniel Oslanto Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

Rasanya lebih sulit berganti klub kesayangan ketimbang berganti pasangan (Anekdot Sepakbola Eropa) - 190314

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

(Semakin) Lebay-nya Media Inggris

8 Januari 2014   13:38 Diperbarui: 24 Juni 2015   03:01 145
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Walcott Cedera, Media Inggris : Pukulan Telak Bagi Arsenal dan Inggris.

(Semakin) Lebay-nya Media Inggris

Well, malang memang tidak dapat dihindari. Pagelaran Piala Dunia Brazil 2014 yang sudah semakin dekat seharusnya menjadi impian bagi semua pesepakbola yang negaranya berpartisipasi di dalamnya, tak terkecuali Inggris. Walcott, pemain andalan The Three Lions harus mendapati dirinya cedera lebih dari enam bulan, setelah bertabrakan dengan Danny Rose, bek kiri Tottenham, saat Arsenal memenangi laga 2-0 kontra Tottenham, di ajang Piala FA, beberapa hari yang lalu. Cedera yang dialami Walcott menjadi headline di beberapa media Inggris dengan memberitakan bahwa cederanya Walcott adalah pukulan telak bagi Arsenal dan Inggris.

Sedikit menilik ke belakang, total Walcott bermain di EPL bersama Arsenal musim ini adalah sebanyak 9 kali starter, 3 kali pengganti. Di ajang Liga Champions, Walcott hanya bermain satu kali. Meski mencetak 5 gol dan 4 assist di Premier League, perannya masih tertutupi dengan kehadiran Ozil dan menggilanya Ramsey di paruh pertama musim. Ozil mencetak 4 gol dan 7 assist, Ramsey mencetak 8 gol dan 6 assist, padahal kedua nama terakhir bermain sebagai gelandang, bukan sebagai penyerang sayap atau striker seperti yang dilakoni oleh Walcott di musim ini. Yang terjadi di Arsenal saat ini memang Wenger dipusingkan dengan habisnya stok di lini depan. Sebelum Walcott, Giroud, Bedtner, Poldie, mengalami cedera. Tak ada striker yang bisa diandalkan. Untungnya, Wenger mendapati bahwa gelandang Arsenal sangat subur mencetak gol dari lini kedua di musim ini. Tak kurang dari Ramsey, Ozil, Arteta, Santi, Flaminy, Wilshere bisa mencetak gol. Belum lagi saat ini bursa transfer Januari sedang dibuka, dan itu memberikan keleluasaan bagi Wenger untuk membeli penyerang baru. Kehilangan Walcott pukulan besar bagi Arsenal? Rasanya tidak.

Kembali ke The Three Lions. pasukan Roy Hogson sendiri seharusnya tidak terlalu dipusingkan dengan cederanya Walcott. Mulai dari babak kualifikasi Piala Dunia (2012) hingga kelolosan Inggris, Walcott hanya menyumbang dua gol. Menilik lebih jauh, semejak dipanggil Timnas Inggris ke PD pada 2002, Walcott baru menyumbangkan 5 gol. Sebuah statistik yang tidak mengesankan. Inggris mungkin lebih mencemaskan bila Wayne Rooney atau Steven Gerrard yang cedera. Maklum, selain skill dan penampilan di Lapangan, kedua pemain ini memiliki kharisma yang baik untuk mengangkat performa rekan-rekannya di lapangan. Bahkan Hogson mungkin lebih mengkhawatirkan bagaimana lini belakang Inggris yang belum juga memiliki pemain setangguh John Terry. Kapten Chelsea ini sudah menyatakan tidak minat membela The Three Lions menyusul pertengkarannya dengan FA, sehingga nyaris mustahil kesempatan Hogson membujuknya kembali ke Timnas Inggris.

Cederanya Walcott memang sebuah duka bagi Arsenal dan Inggris, tetapi ketiadaan Walcott jelas bukan sebuah pukulan telak bagi Inggris maupun Arsenal. Pemberitaan media Inggris mengenai cedera Walcott semakin menegaskan bahwa Media Inggris seringkali “meng-hype” pemain Inggris dan mengabaikan pemain asing. Kasus flopnya Andy Carroll, Wonderboy berharga 35 juta pounds, atau Oxlade Chamberlain yang dibayar mahal oleh tim “kikir” seperti Arsenal adalah hasil hiperbola media Inggris. Bahkan kerasnya tekanan terhadap Cristano Ronaldo menyusul kejadian main mata yang melibatkan Rooney, atau kasus gigitan Suarez kepada Ivanovic, yang membuat Suarez lebih dikenal dengan kontroversinya ketimbang prestasinya juga andil dari media Inggris.

Media Inggris itu (semakin) Lebay? Jawab dalam hati masing-masing.

Sumber

Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun