Di malam yang gelap Dr. William Chester Minor (Sean Penn) tiba-tiba saja menghujani seorang pria dengan tembakan dari senapan yang ia punya. Pria itu menjerit ketakutan dan bergegas pulang ke rumah.
Naas, tepat saat sang istri membuka pintu, sebutir peluru lebih dulu bersarang tepat di kepalanya. Pria itu tewas di hadapan sang istri Eliza Merrett (Natalie Dormer) yang seketika menjadikannya seorang janda dengan 6 anak yang masih kecil.
Dr.William sendiri merupakan pensiunan angkatan darat Amerika Serikat yang sedang berada di London, Inggris. Dari sederet sidang yang dilakukan, dia dibebaskan dari hukuman karena dianggap mengalami delusi terganggu jiwanya. Alih-alih dipenjara, dia kemudian dimasukkan ke RS Jiwa Broadmoor.
Sementara itu, di tempat lain James Murray (Mel Gibson), tengah menghadapi proses wawancara untuk menjadi editor penyusunan Oxford English Dictionary.
Walaupun dia tidak memiliki gelar akademisi (dia bahkan keluar dari sekolah pada usia 14 tahun), namun kemampuan menguasai banyak bahasa yang dimilikinya membuat ia mendapatkan pekerjaan besar itu.
Bersama istri dan anak-anaknya, mereka lantas pindah ke Oxford dan bersama beberapa asisten, dia mulai menyusun kamus tersebut dengan deadline yang lumayan ketat dari pihak penerbit.
Bukan hal yang mudah ternyata untuk "mengekstrak" sedemikian banyak kata dalam bahasa Inggris yang sudah ada dan mengelompokkannya menjadi kata yang baku (ya semacam EBI atau EYD dulu dalam bahasa Indonesia) agar dapat diterapkan secara luas di seluruh dunia.
Untuk memastikan satu kata saja, James Murray dan timnya harus mencari tahu kapan pertama kali kata itu digunakan dan apakah kata itu digunakan secara berkesinambungan dalam jangka kurun waktu tertentu.
Kata lain yang sempat dibahas secara spesifik di film ini yakni "Approve" atau "Setuju"yang juga butuh waktu panjang untuk mencari benang merah sejarahnya. Nah, kebayang ya betapa sulitnya kerja James dan timnya untuk menyelesaikan kamus ini.
"Kita seperti berjalan di tempat," ujar salah satu timnya putus asa.