[caption id="attachment_332100" align="aligncenter" width="500" caption="Sumber : http://covered-with-mist.tumblr.com"][/caption]
Memulai Menulis itu dari Apa to?
Tulisan kali ini penulis mencoba review dari tulisan 2010 silam tentang bagimana proses memulai menulis dimana sebagai penulis pemula, penulis sendiri sebelum juga sering berfikir tentang:
bagi seorang pemula,keinginan itu belum menjamin langsung akan menulis karena bingung memulainya dari mana...
quote diatas merupakan komentar dari salah satu tulisan saya di kompasiana 2010 silam.
Memulai dari Hal Kecil
Terkadang catatan-catatan kecil berupa puisi, curhatan sampai tugas-tugas sekolah, kampus , organisasi secara tidak langsung mampu terdokumentasi di otak manusia. Foto-foto kenang-kenangan perjalanan sampai foto selfi (foto diri sendiri) pun bisa di jadikan inspirasi kecil untuk di buat 300 kata dalam cerita kecil yang kita miliki.
Beberapa tahun saya pribadipun sadar memulai menulis itu butuh langkah awal yang kuat dan keyakinan untuk bisa menulis minimal bisa menceritakan hal terkecil. mengutip ucapatan Syidina Ali bahwa :
”Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.”Membuat diri saya yakin bahwa menulis adalah sesuatu hal yang tidak sia-sia, dengan meluangkan waktu maxsimal 1 jam saja sehari di depan laptop. Menuliskan kata-kata hal kecil yang bisa di ceritakan ke orang lain atau sebagai catatan kecil pribadi.
Memulai Menemukan Inpirasi
Hal lain yang baik kita coba ialah mencoba membaca tulisan-tulisan para penulis ternama yang bisa kita jadikan acuan gaya menulis. Karena masing penulis seperti Pipit senja, Andrea Hiratta, dan Bang Jonru umumnya mereka memulai menulis dengan menceritakan pengalaman-pengalaman kecil masa lalu mereka.
Jadi tentu tidak sulit bukan, jika kita mencoba meniru cara mereka memulai menulis?
Lambat laun kita akan menemukan menulis itu cendrungan karena hobi, dan akan mengasah karakter kita dengan belajar membaca dan berwacana dalam segala hal, intinya sensivitas(sensitif) membaca, menggapi dan menilai hal-hal kecil di sekitar kita.
Dari dua hal diatas pada intinya adalah keinginan untuk melakukan sebuah cara memotvasi diri untuk tetap optimis dengan menuangkan nya lewat menulis, Kesimpulan yang dapat ditarik ialah apapun tujuan dan hasil akhir dari tulisan itu merupakan bentuk aktualisasi kita dalam membaca apapun. serpti Dr. Stephen mengungkapan :
“Riset peneliti Dr Stephen membuktikan bahwa seseorang menjadi penulis karena banyak membaca.”
Oleh karena itu penulis selalu mengingatkan diri pribadi untuk terus menulis apapun, karena dengan menulis hal kecil apapun. dengan demikian kita dapat mengunci erat sesuatu hal dalam benak pikiran .[jogja 17/04/2014]
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H