Flavonoid misalnya, memiliki fungsi sebagai antimikroba, anti kanker yang dapat melawan radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh.
Karena kaya akan kandungan-kandungan kimia tersebut maka sisik naga banyak digunakan sebagai bahan obat herbal tradisional sebagai antiphloogistik, antitoxic, dan peluruh dahak.
Penyakit-penyakit pada manusia yang dapat diobati dengan daun sisik naga ini adalah pertama penyakit-penyakit kronis seperti TBC, kanker paru, kanker payudara, dan penyakit kencing nanah atau gonorhea.Â
Kandungan-kandungan kimia yang ada pada sisik naga memungkinkannya untuk bisa melawan virus atau mikroba yang menyebabkan penyakit-penyakit tersebut.
Tetapi hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara menggunakannya sehingga sisik naga dapat berfungsi maksimal untuk melawan penyakit-penyakit tersebut.
Untuk efektivitas sisik naga agar dapat berfungsi maksimal  mengobati penyakit-penyakit kronis ini, caranya adalah ambillah 15 hingga 30 gram daun sisik naga, cuci bersih lalu rebus dengan air 1 liter. Rebus hingga menyisahkan air kurang lebih 1 gelas. Kemudian konsumsi secara rutin baik sebelum tidur maupun saat bangun tidur.
Kedua, sisik naga juga sangat manjur untuk mengobati pendarahan seperti luka berdarah, mimisan, berak darah, pendarahan pada perempuan, rematik, dan keputihan pada perempuan.
Caranya, hampir sama seperti di atas, ambil daun sisik naga kurang lebih 15 hingga 60 gram, rebus dengan air 1 liter hingga menyisahkan kurang lebih 1 gelas dan minum airnya.
Sedangkan untuk pengobatan luar, daun sisik naga digiling atau ditumbuk hingga halus lalu bubuhkan ke luka yang berdarah, kurap, kudis, radang kulit bernanah, atau radang kuku.
Ketiga, daun sisik naga juga bisa digunakan untuk pengobatan radang gusi dan sariawan.
Untuk radang gusi caranya, daun sisik naga dicuci hingga bersih kemudian dikunyah. Biarkan kunyahan tersebut agak lama di bagian gusi yang radang. Lakukan itu 3 sampai 4 kali sehari hingga sembuh.
Sedangkan untuk sariawan, ambil 1 genggam daun sisik naga, cuci hingga bersih lalu rebus dengan air 2 gelas sampai mendidih selama 15 menit. Gunakan air saringannya untuk berkumur saat masih hangat. Lakukan 2 hingga 3 kali sehari sampai sembuh.