Tamu tidak harus datang serentak. Sebab waktu acara untuk fui tua biasanya sepanjang hari. Undangan boleh memilih waktu yang sesuai dengan mereka.
Acara "Fui Tua" biasanya dapat dilangsungkan dua atau tiga minggu sebelum acara pernikahan dari si anak laki-laki.
Pilih Beras (dan Menyiapkan Tempat Acara Pernikahan)Â
Tradisi "pilih beras" (dan menyiapkan tempat acara pernikahan) dikhususkan untuk anak perempuan yang akan melangsungkan pernikahan.
Biasanya tempat acara pernikahan akan dilangsungkan di rumah mempelai wanita. Atas dasar ini maka untuk acara pilih beras dan menyiapkan tempat acara untuk pernikahan ini akan dilangsungkan 3 atau dua hari menjelang acara pernikahan.
Warga akan datang bersama-sama sesuai dengan undangan dari keluarga mempelai wanita. Pada umumnya, waktu yang tepat sore hari.Â
Ibu-ibu akan datang dengan menjunjung beras yang ditaruh di "tanasak" (anyaman dari daun lontar yang menyerupai baskom). Bapak-bapak membawa alat-alat yang diperlukan untuk mempersiapkan tempat acara.Â
Ibu-ibu langsung menuju petugas yang akan menulis apa yang dibawa dan sejumlah uang untuk sumbangan meringankan tua pesta. Sama seperti "Fui Tua", semua akan dicatat untuk menjadi arsip untuk keluarga yang hendak mengadakan pesta atau acara.Â
Kemudian, ibu-ibu mulai bersama-sama membersihkan beras yang dibawa dari rumah serta yang disediakan oleh keluarga. Sedangkan bapak-bapak akan membersihkan tempat acara dan menyiapkan tenda acara. Â
Tampak jelas bahwa dalam tradisi ini sangat kental dengan semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan. Semua keluarga merasa bertanggung jawab terhadap acara pernikahan keluarga mempelai wanita.
Acara pilih beras ini tidak seperti "Fui Tua", acara ini dibuat 2 atau 3 hari menjelang pernikahan si anak perempuan.Â