Hal ini karena diawasi secara ketat sehingga mereka yang tidak mempersiapkan diri tentu nilainya lebih rendah dari teman lain yang telah siapkan diri.
Covid 19, kelas online yang dirasa efektif. Kendala yang dihadapi adalah memberikan ujian secara online dengan rentang waktu yang cukup Panjang tanpa diawasi langsung. Inilah titik rawan sebuah ujian Akhir bagi  seorang  mahasiswa kampus.
Dengan  memberikan kelonggaran bagi mahsiswa untuk lebih banyak membuka buku atau alat bantu lainnya seperti internet guna menjawab pertanyaan,  hasilnya cukup menggembirakan tetapi pada sisi lain menyedihkan karena  kualitas menurun.
 Mahasiswa dangkal pemahamannya dan akan berdampak  berkelanjutan dalam mengimplementasikan kualitas ilmunya  ditengah Masyarakat.
Randomisasi Pertanyaan
Ujian online secara lisan dianggap sangat relevan dan dapat membantu dosen dalam menemukan kualitas seorang mahasiswa. Dikutip dari https://kemenag.sinajikab.go.id), bahwa ujian lisan merupakan suatu bentuk tes yang menuntut respon dari mahasiswa peserta didik dalam bentuk Bahasa lisan.Â
Peserta ujian lisan online  dapat dituntut mengucapkan jawabannya sendiri dengan kata-kata  sendiri sesuai dengan pertanyaan atau perintah yang diberikan.
Randomisasi pertanyaan dapat dilakukan dan hal ini merupakan strategi efektif. Setiap mahasiswa mendapatkan pertanyaan yang berbeda, tujuannya adalah mengurangi kemungkinan saling memberikan jawaban atau meniru jawaban teman-teman lain yang mendahuluinya.
Soal Ujian Online  Berbasis Pemahaman Mendalam
Mengawali sebuah Ujian AkhirSSemester  semua syarat waktu  telah ditetapkan dan sudah pasti merangsang mahasiswa dalam menyambut momen penting itu tiba. Bagaimana cara memberikan soal ujian lisan kepada mereka?Â
Caranya adalah : di depan kamera dosen bertatap muka secara online dengan mahasiswa, secara bergilir  memberikan pertanyaan yang mendorong pemahaman mendalam.