Libur lebaran ini, kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi Masjid Namira. Akhirnya...kami bisa mengunjungi masjid indah yang terletak di Lamongan (Jawa Timur) ini. Setelah beberapa waktu lamanya hanya bisa membayangkan dan mendengar kisah tentangnya.
Kami sekeluarga berangkat ke sana pada hari terakhir Ramadan. Sekalian mudik ke kakek suami di Kab. Lamongan. Masjid indah tersebut terletak di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung, tak terlalu jauh dari Lamongan kota.
Kesan awal kami sudah begitu menjejak kuat. Dari gerbang, kami disuguhi areal masjid yang luas dan tertata apik. Halaman dan areal parkirnya sangat luas. Total area sekitar 3ha. Kalau ingat foto-foto teman-teman yang telah berkunjung ke Namira, tampaknya masjid cantik ini telah diperluas dan dipercantik.
Kami lalu melangkahkan kaki menuju bangunan masjid. Lalu sebagaimana musafir masa kini, he he, kami juga mengambil gambar. Baru kemudian, melangkah memasuki masjid.
Masjid ini bagi saya sungguh memesona. Kebersihannya sangat terjaga. Dan wewangiannya sangat khas dan menambah pesona cantiknya.Â
Di dalamnya, berbagai fasilitas yang menunjang ibadah para jamaah juga lengkap. Bahkan ada tempat duduk khusus bagi mereka yang sekiranya sulit untuk beribadah sambil berdiri.
Arsitektur luar cenderung minimalis, sedangkan desain interior nya indah. Karpet cantik dan tebal dihamparkan di area salat. Dengan keharuman yang menyelimuti indera, jamaah saya yakin akan kian betah beribadah di masjid tersebut.
Fasilitas penunjang seperti tempat wudhu dan toilet juga sangat baik. Berkualitas terbaik dan terjaga kebersihannya.Â
Kalau jamaah yang datang tidak bawa mukena, tak perlu khawatir. Ada tempat peminjaman mukena di situ, kondisi mukena yang ada juga bersih.
Masjid ini juga dilengkapi banyak lemari pendingin di beberapa titik. Dan di situ disediakan air mineral yang memang boleh diambil pengunjung secara cuma-cuma. Stop kontak juga ada di banyak titik, sungguh didesain untuk manusia masa kini yang selalu butuh berkomunikasi.
Masjid Namira bukan hanya cantik, namun juga ramah. Bahkan anak-anak tampak betah di sana. Selain tempatnya yang nyaman, ada kolam ikan yang cantik di samping masjid, di dekat area wudhu, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.
Keindahan dan kecantikan ini juga disempurnakan dengan kegiatan ibadah yang terjadwal dan terprogram secara baik. Di layar monitor dekat area wudhu, kita bisa menyimak berbagai kegiatan ibadah yang bisa diikuti di masjid Namira. Bahkan tak jarang, masjid ini mendatangkan imam dari berbagai negara timur tengah, seperti Yordania dan Palestina.
Imam yang ada di masjid ini (imam tetap) juga merupakan hafidz Qur'an dan memiliki kualitas bacaan baik.
Masjid ini mampu membalurkan aroma kerinduan akan ibadah dan membasuh dahaga akan tempat yang istimewa untuk bermunajat kepada-Nya.
Dan, somehow, masjid ini seakan mampu membuat kita selalu merindukan bertemu dengan Dia...dan menghadirkan panggilan serupa untuk pergi ke Masjidil haram di tanah suci umat Islam. Wallahu 'alam bishawab
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H