Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Berikut penjelasan tentang filsafat idealisme :
A. Pengertian
Filsafat idealisme adalah salah satu aliran filsafat yang berpaham bahwa pengetahuan dan kebenaran tertinggi adalah ide. Semua bentuk realita adalah manifestasi dalam ide.Â
Karena pandangannya yang idealis itulah idealisme sering disebut sebagai lawan dari aliran realisme, secara logika idealisme dan realisme tidak bisa dipertentangkan, idealisme menganggap bahwa yang kongkrit hanyalah bayang-bayang yang terdapat dalam akal pikiran manusia, kaum idealisme sering menyebut ide/gagasan.Â
Seorang realisme tidak menyetujui pandangan tersebut, kaum realisme berpendapat bahwa yang ada itu adalah yang nyata, riil, bisa dipegang dan bisa diamati dll., dengan kata lain suatu yang nyata adalah sesuatu yang bisa diinderakan, bisa diterima oleh panca indera, dalam konteks pendidikan paham ini mencita-citakan pemikiran atau ide tertinggi secara kelembagaan institusional, maka pendidikan akan didominasi oleh fakultas, jurusan filsafat dan pemikiran pendidikan. Metode yang digunakan oleh aliran idealisme adalah metode dialitik syarat dengan pemikiran, perenungan dialog dll.
B. Filosofi tokoh-tokoh aliran idealisme
1. Plato, menurutnya cita adalah gambaran asli yang semata-mata bersifat rohani dan jiwa terletak di antara gambaran asli dengan bayangan dunia yang ditangkap oleh panca indera dan pada dasarnya sesuatu itu dapat dipikirkan oleh akal dan yang berkaitan juga dengan ide atau gagasan mengenai kebenaran tertinggi dengan doktrin yang dikenal dengan istilah ide, Plato mengemukakan bahwa dunia ini tetap dan jenisnya itu satu, sedangkan ide tertinggi adalah kebaikan.Â
Menurut Plato kebaikan merupakan hakikat tertinggi dalam mencari kebenaran, tugas ide adalah memimpin budi manusia dalam menjadi contoh bagi pengalaman.Â
Siapa saja yang mengetahui ide, manusia akan mengetahui jalan yang pasti sehingga dengan menggunakannya sebagai alat untuk mengukur, mengklarifikasi dan menilai segala sesuatu yang dialami sehari-hari.
2. Immanuel Kant, ia menyebut filsafat idealis adalah idealis kritis, dimana paham ini menyatakan bahwa pengalaman langsung yang kita peroleh tidak dianggap sebagai pemiliknya sendiri, melainkan ruang dan waktu adalah forum intuisi kita, dengan demikian ruang dan waktu yang dimaksud adalah sesuatu yang dapat membantu kita untuk mengembangkan intuisi kita.Â
Menurutnya pengetahuan yang mutlak sebenarnya memang tidak akan ada bila seluruh pengetahuan datang melalui indera, akan tetapi bila pengetahuan itu datang dari luar melalui akal murni yang tidak tergantung pada pengalaman.Â
Dapat diaimpilkan filsafat idealis kritis menitik-beratkan pada pemahaman sesuatu itu datang dari akal murni dan tidak bergantung pada suatu pengalaman.
3. Al-Ghazali, membagi akal dalam beberapa daya yang dilihat sari potensi dan kadarnya : Pertama, akal praktis; akal ini berfungsi untuk menggerakkan anggota tubuh dan untuk melahirkan pengetahuan-pengetahuan praktis. Kedua, akal teoritis; merupakan daya pengetahuan dalam diri manusia atau keinginan-keinginan untuk mengetahui yang bersifat immaterial dan abstrak.
5. Hegel, mengangkat idealisme subyektif dan obyektif untuk menggambarkan tesis dan antitesis secara berturut-turut. Hegel sendiri mengemukakan pandangannya sendiri yang disebut idealisme absolut sebagai sintesis yang lebih tinggi dibanding unsur yang membentuknya (tesis dan antitesis)
6. Fichte, memakai nama idealisme subyektif, jadi pandangan-pandangan berasal dari subyek-subyek tertentu, dia menyandarkan keunggulan moral untuk sebuah etika manusia yang ideal. Dia diduga sebagai pendiri idealisme di Jerman.
7. David Hume, berpendapat bahwa sumber pengetahuan didapatkan dari rasio dan akal. Pengetahuan yang diterima oleh panca indera dibutuhkan pengalaman untuk membuktikan kebenaran dengan melakukan penelitian dan percobaan untuk mengetahui latar belakang pengetahuan tersebut.
8. Elea, madzhab ini terkenal karena suatu ungkapan yang "ada", dalam hal ini ada dan tidak ada tidak bisa dipikirkan, karena yang "ada" merupakan inti dari kebenaran sesuatu.
Sekian semoga bermanfaat, terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI