-Tinggi (71-100): Rata-rata skor pemahaman konsep mencapai 88,6. Mahasiswa pada kategori ini unggul dalam konsep seperti inferensi statistik dan regresi.
-Sedang (41-70): Pemahaman cukup baik pada materi dasar seperti probabilitas deskriptif.
-Rendah (0-40): Skor rata-rata hanya 55,2, dengan kecenderungan menghafal rumus tanpa memahami teori di baliknya.
Temuan Penelitian Kualitatif
Studi kualitatif mendukung hasil kuantitatif. Mahasiswa dengan logika tinggi mampu menjelaskan hubungan antar variabel statistik dan menginterpretasi hasil analisis secara akurat. Sebaliknya, mahasiswadengan logika rendah sering mengalami kesulitan, terutama dalam mengaplikasikan konsep pada situasi nyata. Pendekatan berbasis kasus (Problem-Based Learning) terbukti membantu meningkatkan kemampuan berpikir logis sekaligus memperdalam pemahaman konsep.
Temuan Penelitian Gabungan
Metode gabungan menunjukkan bahwa pengajaran berbasis aplikasi nyata mendukung pengembangan logika mahasiswa. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa hambatan, seperti kesulitan mahasiswa dengan kemampuan logika rendah dalam memahami variabel dan hasil statistik yang abstrak. Data menunjukkan bahwa integrasi teori dan praktik membantu mahasiswa mengaitkan konsep dengan aplikasi nyata, meningkatkan pemahaman mereka secara signifikan.
Diskusi dan Rekomendasi
Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan berpikir logis sejak dini dalam kurikulum Statistika. Pengajaran berbasis studi kasus dan simulasi tidak hanya membantu mahasiswa memahami konsep abstrak tetapi juga melatih mereka menggunakan logika dalam pemecahan masalah. Selain itu, pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, mengevaluasi argumen, dan membuat kesimpulan berdasarkan data.
Kesimpulan
Kemampuan berpikir logis memiliki peran signifikan dalam keberhasilan mahasiswa Statistika. Mahasiswa yang mampu berpikir logis lebih mudah memahami konsep-konsep statistik, seperti probabilitas dan regresi, serta mampu mengaplikasikannya dalam analisis data. Sebagai rekomendasi, pendekatan pengajaran berbasis aplikasi nyata dan penguatan logika melalui latihan deduktif dan induktif perlu terus dikembangkan. Hal ini akan membantu mahasiswa menguasai Statistika secara komprehensif, baik secara teori maupun praktik.