Mungkin beberapa tahun lalu mereka hanya pemain yang baru saja menjuarai turnamen sekelas Grand Prix, tidak akan pernah yang menyangka mereka akan menjadi andalan Indonesia dalam waktu dekat
Perkembangan ganda putra ini dari junior hingga ke senior sangatlah cepat di banding yang lain seolah mereka tau bahwa senior mereka perlu pendamping ketika senior mereka kalah mereka siap menjadi tulang punggung Indonesia dan ketika mereka berdua kalah maka senior mereka siap menanggung beban mereka
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Markus Fernaldi Gideon adalah ganda putra tersukses di Indonesia bahkan dunia, Raihan gelar telah mereka raih hampir di setiap turnamen mereka selalu menjadi juara ibaratnya mereka itu Kento Momotanya Jepang yang selalu juara di turnamen bergengsi
Walaupun gelar mereka belum lengkap tetapi mereka pantas menjadi Legenda,. Lahir di Banyuwangi 2 Agustus 1995 Kevin pertama kali bergabung di Klub besar yang melahirkan legenda bulutanhkis yang telah mendunia PB Djarum, Kevin kecil pertama kali gabung di tahun 2007, sebelum di pasangkan bersama Markus,

Aku pribadi sangat menyayangkan keputusan pelatih setelah di tinggal Kevin Masita mahmudin di coba di pasangkan dengan yang lain tapi hasilnya tidak sesuai harapan sehingga harus di terdegerasi.
Masita termasuk bibit unggul yang tidak di tanam secara baik dan benar kalau saja mereka dulu lebih teliti dalam mengambil keputusan mungkin Masita akan menjadi musuh bebuyutan Chen Qingchen ataupun Huang Yaqiong/Huang Dongping tetapi semua hanya harapan yang tidak bisa menjadi kenyataan

Bersama Markis Kido, Markus menjuarai turnamen France Open tahun 2013 setelah mengalahkan pemain terbaik asal Malaysia Kien Keat Koo/Tan Boo Heong dua set langsung 21-16, 21-18
Dengan hasil juara di ajang France Open 2013 membuka mata PBSI bahwa mereka salah telah mengeluarkan mutiara nya sehingga di panggil lah kembali Markus/Kido ke pelatnas tetapi Kido tidak bisa di pasangkan kembali bersama Markus setelah cedera yang di alam

Dalam sekejap mata mereka berhasil meraih gelar bergengsi dan di tahun 2019 mereka berhasil mendapat kan 8 gelar
Dikutip dari BWF badminton berikut gelar The Titans di tahun 2019 :
- Juara Fozhou China Open S750
- Juara Yonex France Open S750
- Juara Danish Denmark Open S750
- Juara Victor China Open S1000
- Juara Daihatsu Yonex Japan S750
- Juara Blibi Indonesia Open S1000
- Runner up Badminton Asia Championship
- Juara Daihatsu Indonesia Master S500
- Juara Perodua Malaysia Master S500
Dengan Raihan sekarang ini saya harap Markus/Kevin tidak puas diri dan tidak pernah bisa untuk bermain bulutangkis dan di tunggu Raihan gelar selanjutnya terutama gelar Kejuaraan Dunia dan Olimpiade tentunya
Sumber : BWF badminton
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI