Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Mengumumkan bahwa penyakit virus corona COVID-19 yang telah melanda setidaknya 114 negara dan membunuh lebih dari 3000 orang selama pandemi ini. Pemerintah menyatakan peningkatan kewaspadaan penetapan status pandemi virus corona oleh WHO tersebut. Meski demikian, masyarakat tetap dihimbau agar tidak panik menghadapi persebaran virus tersebut.Â
Sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19 terus meluas maka pemerintah mengeluarkan anjuran kepada masyarakat agar melakukan sosial distancing, yaitu dengan menjaga jarak, menghindari kerumunan orang.
Mendikbud , merespon kebijakan tersebut adalah dengan mengeluarkan himbauan kepada kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, kepala lembaga layanan pendidikan tinggi, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah di seluruh indonesia agar melakukan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan.Â
Mendikbud juga mendukung kebijakan pemerintah daerah yang meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan melakukan kegiatan pembelajaran dari rumah.
Sebagai upaya untuk menjembatani kegiatan pembelajaran di rumah tersebut, di unisa yogyakarta melakukan beberapa upaya strategis agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Bebarapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut yaitu dengan memanfaatkan situs-situs pembelajaran online. seperti aplikasi edmodo, zoom, discord, google classroom dan sebagainya. Banyak juga aplikasi-aplikasi edukasi yang menyediakan pembelajaran gratis seperti ruang guru dan Portal rumah belajar.
Seperti yang kita ketahui banyak sekali media sosial yang ada pada saat ini, seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, Instagram, Youtube. Beberapa media sosial ini tentunya sudah sangat tidak asing bagi kebanyakan orang termasuk guru, siswa dan orang tua siswa. Â Media sosial sangat diperlukan karena dengan media sosial kegiatan interaksi dan komunikasi antar guru, siswa dan orang tua siswa menjadi lebih efektif dan efisien. dan bagaimana kah cara memanfaatkannya?
Adapun beberapa media sosial yang dapat digunakan dengan sangat mudah dalam kegiatan pembelajran selama sekolah diliburkan adalah sebagai berikut.
1. WhatsApp
WhatsApp (WA) adalah aplikasi pesan untuk smartphone, WA menggunakan koneksi 3G/4G atau wifi untuk komunikasi data. dengan menggunakan WA kita dapat melakukan obrolan online, berbagi file  bertukar foto atau data yang lain. Penggunaan whatsaap atau group wa akan membantu kita untuk menyebarkan informasi penting dengan sangat cepat dan efisien sekali.Â
2. Facebook
Situs jejaring facebook merupakan salah satu situs jejaring online paling populer di Indonesia, di mana Indonesia merupakan negara pengguanan facebook (FB) terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. strategi yang bisa dilakukan untuk pengayaan dalam pembelajaran jarak jauh ini adalah metode pemberian tugas, metode diskusi, metode kerja kelompok, kegiatan memakai tutor sebaya.Â
Berdasarkan hal tersebut maka Facebook bisa dijadikan strategi alternatif dalam permasalahan mengontrol dan memberikan pemahaman yang sesuai atau memberikan pemahaman yang sesuai pada para peserta pembelajaran jarak jauh.
3. Â Instagram
Anak-Anak akan belajar lebih baik jika kita libatkan mereka dalam praktek pembelajaran yang sedang dipelajari. Nah, unruk mewujudkan hal tersebut dalam media sosial kita bisa menggunakan instagram. Media instagram ini sangat cocok apabila digunakan juga sebagai media pengganti kegiatan tatap muka di kelas. Guru bisa membagikan video maupun gambar yang menjelaskan aktivitas pembelajaran yang dilakukan selama dirumah.
4. Twitter
Twitter dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam berkomunikasi sehingga dapat berdiskusi dengan menggunakan fitur-fitur yang ada di twitter seperti hastag,reply, retweet, dan lain lain. hal itu dapat berguna untuk mempermudah dalam mengkalsifikasikan diskusi kelompok siswa dan guru.
5. Youtube
Youtube adalah sebuah situs website media sharing video online terbesar dan terpopuler di dunia internet. Saat ini penggunaan youtube tersebar diseluruh dunia dari berbagai kalangan usia. guru dapat membuat konten video pembelajaran yang menarik untuk diunggah, siswa dapat melihat dan mengunduh video tersebut sebagai pengganti pembelajaran lainnya.
dalam menghadapi kondisi penyebaran covid-19 saat ini guru siswa dan para orang tua siswa tidak perlu khawatir terhadap kelangsungan pembelajaran .
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI