"Mbok Cangik, kenalkah dengan tempat yang bernama Indrakila?"
"Indrakila? Menurut para sesepuh adalah gunung di mana Arjuna panengah dari Pandawa bertapa 'mesu diri' mohon petunjuk dan kekuatan untuk berjuang dalam peperangan melawan keangkaramurkaan. Menilik potensi dan keteguhannya fokus pada tujuan dan menaklukkan godaan diri, akhirnya para Dewa menganugerahkan senjata Pasopati pada Arjuna."
"Bisa minta koordinat GPS-nya kah?"
"Walah nDuk Limbuk, mana ku tahu. Ada yang menyebut di suatu tempat di India. Kalau alamat suatu tempat tetirah di Bali, simbok menyimpan."
"Ada yang lebih dekat loh Mbok, di Jalan Profesor Soeharso nomor 41 Boyolali."
Keju Indrakila Boyolali
Menambah daftar produsen keju di Tanah Air, Kabupaten Boyolali mempersembahkan salah satu produk kebanggaannya yaitu keju Indrakila. Brand ini mencuat pesat menjadi bagian ikonik oleh-oleh khas Boyolali.
Noviyanto Indrakila sang pelopor keju Boyolali bersama tim yang tergabung dalam KSU Keju Boyolali mengawalinya sejak mendapatkan perizinan pada tahun 2009, dengan kerja keras dan dukungan aneka pihak mulai berproduksi dari tahun 2010 dan kini produknya dikenal hingga Bali. Para peternak susu digandengnya sebagai rekanan penyedia bahan baku.Â
Aneka varian rasa semisal keju mozzarella, mountain, feta, feta black pepper, feta olive oil, boyobert disajikan untuk memenuhi selera konsumen. Boyobert nama yang unik, keju jenis camembert produk Boyolali, pengingat yang pas untuk keju produk Boyolali.
Memercayai masukan rasa aroma dari konsumen ekspatriat maupun lokal untuk meramu tampilan dan varian. Inovasi produk dan kemasan tiada henti untuk tetap menarik hati konsumen pun jejaring pemasaran diperluas untuk menjangkau konsumen di luar kota.

Keju Indrakila, Pasopati Rezeki Boyolali
Fauna identitas Boyolali adalah sapi lokal. Hal ini digambarkan dengan keberadaan patung sapi raksasa dikompleks kantor pemerintahan kabupaten Boyolali maupun patung-patung sapi berukuran medium yang tersebar pada beberapa titik strategis. Sapi dengan produk utamanya daging dan susu menjadi salah satu komoditas andalan Boyolali.Â
Dendeng sapi, abon sapi, susu sapi segar dari Boyolali sungguh terkenal. Menurut data Jawa Tengah dalam Angka 2016 hasil sensus 2015, populasi sapi perah di Kabupaten Boyolali adalah 86 363 ekor mencapai lebih dari 64% total populasi sapi perah di Jawa Tengah yang 134.670 ekor. Tambahan produk keju menjadikan posisi sapi sebagai andalan perekonomian masyarakat Boyolali semakin mantap.
Meminjam figur Mas Noviyanto bersama tim dengan dukungan aneka pihak yang memiliki semangat memajukan daerah, melalui pemberdayaan peternak demi kesejahteraan masyarakat, keju Indrakila menjadi bagian sarana berkah kehidupan.Â
Bagi Mas Noviyanto pemahaman Indrakila sebagai tempat Arjuna berdoa mohon kekuatan adalah senantiasa menempatkan usaha pembuatan keju sebagai bagian dari doa pintanya. Luar biasa, integrasi makna kearifan lokal dalam pengelolaan usaha yang berbasis potensi lokal sapi perah andalan, merupakan sendi yang mendukung usaha berkelanjutan.
Melalui perspektif pewayangan, keju Indrakila bagaikan senjata Pasopati, senjata dalam kancah perekonomian. Keju Indrakila sebagai bagian dari rezeki anugerah Illahi yang menjadi sarana pemeliharaan kehidupan warga Boyolali. Sektor industri usaha skala menengah yang mengungkit sektor perdagangan, pemberdayaan peternak sapi bahkan wisata kuliner. Keju Indrakila, Pasopati Rezeki Boyolali.
"Walah nDuk Limbuk analogimu boleh juga. Semoga tidak membuat admin dan warga kompasiana gusar dengan gayamu yang menabrak pakem pewayangan. Simbok ikut menjura puja semoga keju Indrakila, wujud Pasopati rezeki Boyolali."
Salatiga, 2 Juli 2017
Penulis menulis buku:
Suprihati. 2015. Gendhuk Limbuk (Belajar Kearifan Lokal dari Lingkungan Sekitar). Sixmidad, Bogor. ISBN: 978-602-0997-13-1 (penerbitan mandiri)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI