Berdasarkan diagram diatas, pada tahun 2019 perusahaan Trans power Marine menghasilkan 0,18 Net Profit Margin (NPM) yang artinya bahwa perusahaan mampu menghasilkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar 18% dari setiap penjualanya. Namun pada tahun 2020 terjadi penurunan drastis menjadi 0,06 yang artinya terjadi penurunan yang signifikan pada perusahaan dalam mempertahankan keuntungannya. Pada tahun 2021 terjadi peningkatan sebesar 0,11 dari kinerja keuangan di tahun sebelumnya. Kemudian pada tahun 2022 terjadi kenaikan yang signifikan menjadi 0,24 yang artinya perusahaan mampu menghasilkan laba sebelum pajak penghasilan dari penjualannya. Rata – rata Net Profit Margin dari tahun 2019 hingga 2022 sebesar 0,15 sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan mampu menghasilkan keuntungan yang stabil.
Rasio Solvabilitas
Menurut Kasmir (2012:165) rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang. Rasio yang digunakan adalah Debt to Equity ratio (DER). Rumus rasio tersebut adalah sebagai berikut:
 DER= Total Utang/Total Ekuitas
Tabel 6. Tabel Perhitungan Debt to Equity Ratio TPMA
Gambar 6. Diagram Debt to Equity ratio TPMA
Kesimpulan
Analisis rasio keuangan pada PT Trans Power Marine atau perusahaan yang bergerak dibidang pelayaran dengan menganalisis likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas nya dari periode 2019 hingga 2022 menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola keuangan. Seperti pada beberapa rasio yang sudah di analisis yaitu pada:
Rasio Likuiditas