Mohon tunggu...
Nova Nuraini
Nova Nuraini Mohon Tunggu... Mahasiswa - Psikologi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Dampak Tersembunyi Begadang dapat Berpengaruh pada Kesehatan dan Kesejahteraan Mental para Remaja yang Harus Diketahui

3 Februari 2024   08:29 Diperbarui: 3 Februari 2024   08:33 81
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dalam dunia modern yang penuh dengan tuntutan akademis, sosial, dan teknologi, semakin banyak remaja yang cenderung begadang. Di tengah kesibukan ini, seringkali satu hal yang menjadi korban adalah waktu tidur yang cukup. Begadang, atau kurang tidur, telah menjadi semacam norma yang tidak tertulis di kalangan remaja, namun, apa yang sering diabaikan adalah dampak mendalamnya pada kesehatan mental mereka. Tekanan akademis, tuntutan sosial, dan ketidakpastian mengenai masa depan semakin menambah beban remaja. Dalam upaya untuk menjaga langkah dengan persaingan yang ketat, banyak remaja menemukan diri mereka terjebak dalam kebiasaan begadang, mengorbankan jam-jam tidur yang seharusnya mereka peroleh. Hal yang para remaja ketahui dampak tersembunyi dari begadang yang berpengaruh pada Kesehatan dan kesejahteraan mental mereka.

Pertama, Begadang dapat menyebabkan kelelahan dan gangguan konsentrasi, yang mana dapat mempengaruhi performa akademis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa remaja yang kurang tidur cenderung memiliki hasil belajar yang lebih rendah karena konsentrasi berkurang, dan kesulitan memahami Pelajaran.

Kedua, Kesehatan mental remaja juga dapat terpengaruh oleh begadang. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara kurang tidur dan peningkatan risiko gangguan mood, kecemasan (anxiety) dan depresi pada remaja

Ketiga, Dampak pada Fisik dan Pertumbuhan terpengaruh juga oleh keterlambatan tidur dapat mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan, nafsu makan menurun dan meningkatkan risiko obesitas serta masalah kesehatan fisik lainnya.

Untuk itu para remaja harus memiliki kesadaran untuk meninggalkan aktivitas begadang ini dengan cukup tidur untuk menjaga Kesehatan dan kesejahteraan mental kedepannya. Ada beberapa solusi untuk mengurangi dan meninggalkan aktivitas begadang ini yaitu dengan menerapkan pola tidur sesuai ajaran Nabi Muhammad Saw, seperti memadamkan lampu dan tidur lebih awal setelah sholat Isya. Kemudian dengan mengomsusi makanan sehat dan banyak minum air putih/ air mineral dan mengubah pola hiudp sehat dengan rutin olahraga.

Dengan memahami dampak buruk begadang pada usia remaja, upaya pendidikan dan perubahan gaya hidup dapat membantu remaja mengatasi tantangan ini dan memastikan kesehatan serta kesejahteraan mereka.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun