Mohon tunggu...
Noto Susanto
Noto Susanto Mohon Tunggu... Dosen - Menata Kehidupan

Saya Sebagai Dosen, Entrepreneurship, Trainer, Colsultant Security dan Penulis.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

20 Jurus Jitu "Proses Pikiran" Membidik Kekuatan Pikiran Bawah Sadar

3 Februari 2021   18:19 Diperbarui: 5 Februari 2021   08:57 690
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Analisanya adalah kemampuan individu untuk berinteraksi dengan manusia lain dalam kegiatan apapun, biasanya dengan karakter yang berbeda-beda menunjukan paling menonjol dari orang sekitar atau individunya lebih terlihat dengan individu yang lain terutama sikap dan perilaku.

8.Keyakinan dalam Pikiran Bawah Sadar :

Analisanya adalah suatu keinginan yang akan menampilkan rasa percaya diri yang sangat tinggi atau "Over Confidence", individu tersebut membawa ke perasaan bahwa mampu dari segala hal namun belum tentu dalam penilaian orang-orang terdekat.

9.Persepsi dalam Pikiran Bawah Sadar :

Analisanya adalah suatu penilaian yang berbeda atau pandangan terhadap seseorang, individu seperti ini bisa diatasi walaupun sedikit ke arah negatif namun tidak memperdulikan keputusan orang lain terhadap dirinya sendiri.

10.Perasaan dalam Pikiran Bawah Sadar :

Analisanya adalah suatu hal pengendali emosi yang akan menghasilkan rasa terhadap lingkungan sekitar secara berlebihan. Dengan demikian hal seperti membawa individu bawa perhatian, bawa perasaan, perasaan sentimen, dan perasaan tidak senang terhadap individu yang lainya.

11.Bertindak dalam Pikiran Bawah Sadar :

Analisanya adalah individu seperti ini memiliki kemampuan atau keahlian dalam setiap perbuatan dan tindakan lebih cepat dan bisa menempatkan diri dalam situasi apapun. Dengan demikian individunya lebih menguasai keadaan orang lain.

12.Aktifitas dalam Pikiran Bawah Sadar :

Analisanya adalah sebuah kegiatan yang dilakukan orang setiap Masing-masing individu, yang paling dominan kegiatannya lebih fokus, terarah, rapi, dan terstruktur.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun