Mohon tunggu...
Noto Susanto
Noto Susanto Mohon Tunggu... Dosen - Menata Kehidupan

Saya Sebagai Dosen, Entrepreneurship, Trainer, Colsultant Security dan Penulis.

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Bisnis Apa Ya? Tanpa Risiko Rugi dan Basi

17 November 2020   08:11 Diperbarui: 17 November 2020   08:24 781
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Oleh : Noto Susanto,S.E,M.M,CSTMI,CPHCM

Sahabat semua dimanapun berada, kesempatan ini menarik untuk di bahas kebetulan saya menulis ini di perjalanan menuju ke Bandung, bersama rekan kerja (pak Irsan dan pak Agung) karena saya menjadi penumpang dan waktunya juga lumayan lama.

Menjadi penumpang memberi kesempatan untuk saya menulis, pembahasan ini kita bercerita tentang bisnis atau usaha yang akan membantu menambah keuntungan baik penghasilan dan pendapatan yang melalui bisnis atau usaha tersebut.

Punya penghasilan tambahan siapa yang tidak mau? Semua pasti mau dan mempunyai impian kesana, Namun kenyataan nya masih banyak yang ragu untuk memulai usaha atau bisnis karena berbagai macam alasan klasik dan tidak menjadi perbincangan selanjutnya.

Fakta nya adalah masih banyak teman yang di luar sana, ketika ngobrol atau berbicara tetang bisnis untungnya berapa dari usaha tersebut, alasanya tidak ada jiwa dagang, tidak punya modal, tidak ada waktu untuk usaha, dan lain sebagainya.

Dari fakta di atas saya akan merubah persepsi untuk salah satu point yang seolah-olah bisnis mencari untung dan mau untung yang besar, Memang benar adanya bahwa bisnis ya mau untung namun jika mau memulai usaha atau bisnis dan mustahil juga usaha atau bisnis tersebut tidak ada untung, pasti ada tapi kecil dan besar tergantung dari usaha dan kita menentukan harga produck, barang atau jasa yang di tawarkan kepada konsumen.

Kecil dan besarnya keuntungan itu menjadi pintu rezeki yang harus di nikmati dan disyukuri, Coba melihat prinsip dagang orang China dan orang Padang "Mereka tetap mempertahankan jiwa dagang, usaha, dan bisnisnya serta walaupun mengambil untung tidak terlalu besar yang jelas pembeli atau peminat produk atau barang tidak pindah tempat tentunya tetap membeli kepada orang China dan orang Padang tersebut.

Dari kutipan jiwa dagang orang China dan orang Padang tersebut mulai saja dulu usaha, jangan memikirkan untung besar dulu karena untuk yang besar itu akan mengikuti apabila usaha kita banyak yang diminati oleh konsumen dengan asumsi jangan mencari untung terlalu besar dan harga miring dari tempat lain, itu yang menjadi pedoman harga murah banyak yang beli walaupun untung secara bertahap dari pada menjual produk mahal konsumen banyak sih yang beli namun tidak akan kembali karena harga produk tersebut terlalu mahal.

Waduh panjang juga tulisanya, sudah mengupas antara untung dan rugi tentunya semakin seru ya, nah sekarang kira-kira produk atau barang apa sih yang akan kita tawarkan kepada konsumen tentunya mau untung tanpa resiko rugi dan barang tidak menjadi basi, Mari kita simak sharing dari sebuah usaha dan bisnis yang dijalani oleh kakak.

Tahun 2018 lalu, saya di telpon Kaka diminta untuk mampir ke rumah sekalian di ajak ke salah satu pabrik Sabun cair yang begitu besar dan lengkap serta banyak jenis sabun cair tersebut.

Waktu itu kaka berkata, kabarnya lulus S2 masa tidak ada niat untuk usaha dan bisnis, saya jawab secara spontan tidak ada jiwa untuk usaha dan belum ada modal juga, tanpa lama-lama Kaka memanggil karyawannya untuk bergegas mengisi muatan barang ke dalam mobil tentunya Sabun cair tersebut.

Esok harinya selesai sholat subuh,Saya bersama istri bengong dan memacu untuk berpikir, Mau bagaimana sabun cair ini terus bagaimana juga menjualkanya. Akhirnya saya coba photo semua produk kirim ke media sosial, menawarkan ke Teman-teman dekat dan langsung mampir kerumah untuk keperluan jualan sabun cair tersebut.

Pertama jualan sabun cair, Langsung di respon cukup baik dan semakin semangat untuk bangkit menjalankan usaha atau bisnis sabun cair itu, suka dan duka pasti ada namun barang tersebut tidak pernah rugi atau basi, selain di jual bisa digunakan sendiri juga atau kami bagikan sama tentangga.

Dokpri
Dokpri
Sabun cair yang di maksud dan saya jual adalah Cuci piring, pewangi setrika, Deterjen, Softener, Karbol sereh, Hand wash, Parfum loundry, Desinfektan, Hand sanitizer, dan produck lainnya yang sejenis sabun cair.

Walaupun untung tidak terlalu besar namun saya semangat karena sembari belajar berbisnis  dan punya pengalaman yang luar biasa baik bertemu agen dan reseller atau kegiatan memasarkan sabun cair tersebut.

Berkat dan motivasi Kaka Alhamdulillah usaha sabun cair tersebut masih terus saya jalankan, mungkin Teman-teman di luar sana berminat mencari penghasilan tambahan dan tertarik usaha sabun cair tersebut silahkan hubungi saya.

Demikian informasi sharing dapat saya sampaikan,penulis simpulkan ada beberapa point di antaranya adalah :

1.Berbisnis jangan selalu mencari untung yang besar.

2.Mulailah usaha dan bisnis sebagai mencari keberkahan, membuka pintu rezeki dan mencari keberkahan.

3.Berbisnis tidak selalu yang saya maksud di atas sabun cair, namun banyak produk atau barang yang masih banyak peluang untuk menjadi usaha dan bisnis.

Segala kekeliruan yang ada di tulisan ini, mohon dimaklumi semoga bermanfaat atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih 

Salam Bisnis Tanpa Resiko Rugi dan Basi...

 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun