Hukum humaniter internasional saat ini sebagian besar didasarkan pada perjanjian yang dirancang sebelum era digital dan drone. Meski ada upaya untuk mengintegrasikan teknologi modern ke dalam HHI, seperti Manual Tallinn untuk perang siber, masih banyak celah yang belum terisi. Misalnya, bagaimana kita mendefinisikan "serangan bersenjata" dalam konteks siber? Apakah serangan siber yang menyebabkan kerugian ekonomi besar dapat disamakan dengan serangan fisik?
Opini Kritis dalam Menghadapi Isu Ini
Untuk menjawab tantangan ini, diperlukan pendekatan multidimensional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk negara, organisasi internasional, dan masyarakat sipil. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:
1. Memperkuat Transparansi dan Akuntabilitas
Negara-negara pengguna teknologi ini harus lebih transparan dalam operasinya dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Hal ini dapat diwujudkan melalui mekanisme pengawasan internasional yang independen.
2. Meningkatkan Pemahaman Publik
Kesadaran global tentang implikasi penggunaan teknologi militer modern harus ditingkatkan. Masyarakat yang sadar akan isu ini dapat menekan pemerintah untuk mematuhi prinsip-prinsip hukum humaniter.
Kesadaran terhadap Isu Global
Teknologi militer baru adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka menawarkan cara-cara baru untuk menjaga keamanan dan mencapai tujuan militer. Namun, di sisi lain, mereka juga membawa risiko besar terhadap kemanusiaan jika tidak diatur dengan baik. Kesadaran akan isu ini harus tumbuh tidak hanya di kalangan pembuat kebijakan, tetapi juga masyarakat luas.
Sebagai bagian dari komunitas global, kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak digunakan untuk menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan yang telah diperjuangkan selama berabad-abad. Perang, dalam bentuk apa pun, harus tetap berada di bawah kendali prinsip-prinsip hukum dan etika.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H