"Kalau begitu, cepat kita ke sungai air terjun," kata Profesor Tekno.
"Tunggu! Kami juga mau ikut," kata Alesia, Alan dan Jakala.
"Ayo!"
Sementara itu Nisrina, Ash dan Jesen terus berlari makin jauh ke dalam hutan. Saat mereka mengamati Nisrina, Ash dan Jesen. Ingat Rion dan Sara bilang ada tiga oets gerininja mencurigakan yang mengawasi mereka. Tiba-tiba ada Akar Hitam Urat Merah muncul dari belakang dan hendak menyerang mereka.
Tanpa pikir panjang, mereka segera memanggil Lukario untuk menyerang Akar Hitam Urat Merah. Lukario milik Nisrina, Ash dan Jesen menyerang sekuat tenaga tapi kurang berhasil.
Tiba-tiba terasa ada tetesan air. Kemudian muncul tiga pets gerininja. Tiga pets itu muncul dengan cepat kemudian memotong Akar Hitam Urat Merah dengan sangat mudah.
Tak begitu lama Nisrina, Ash dan Jesen mengetahui tiga pets gerininja yang menolong mereka. Ternyata pets itu milik mereka.
Setelah gerininja milik Nisrina, Ash dan Jesen memotong Akar Hitam Urat Merah, Nisrina, Ash dan Jesen menghampiri gerininja mereka. Gerininja-gerininja itu diajak ke perkemahan.
Saat Nisrina, Ash dan Jesen serta gerininja menuju perkemahan, di perjalanan sudah bertemu Profesor Prisma, Profesor Kuratanu, Profesor Tekno, Alesia, Alan dan Jakala.
"Ya ampun. Nisrina, Ash, Jesen. Kalian itu bikin panik saja!" kata Profesor Prisma.
"Maaf, kami buat kalian panik," sahut Nisrina, Ash dan Jesen.