"Itu kalau hujan dingin, kalau panas juga sangat panas karena atap seng dan pendek baru tidak ada jendela. Dinding juga sudah banyak robek. Kasihan ibu saya yang sudah tua. Kalau saya tidak masalah," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Pengelola Data Bantuan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Maros, Darwis mengatakan, Daeng Asseng merupakan penerima beras miskin (Raskin) pada tahun 2017 namun terhenti sejak tahun 2018.
Penghentian itu terjadi saat dilakukan update data dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dimana dalam proses pemutakhiran dipersyaratkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) online atau nik yang terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) pusat.
"Sementara Daeng Asseng tidak terupdate datanya. Sehingga tidak lagi masuk menjadi peserta KKS yang sekarang bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sebagai penerima beras dan telur," ungkapnya.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI