Titik akhir adalah sebuah batas, yah salah satu batas Malang Kabupaten adalah Kecamatan Ampelgading.
Berada di ujung timur kabupaten Malang menjadikan daerah ini jarang dilirik oleh para wisatawan. Namun siapa sangka justru daerah tersebut memiliki pesona yang menakjubkan yang bahkan bisa dibilang masih asri karena belum terlalu tercemari oleh tangan-tangan pengunjung
Mau tau apa saja destinasi itu? Barangkali tulisan ini bisa memberi sedikit informasi buat menikmati liburan akhir pekan.
Destinasi wisata Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang:
1. Coban Srengenge
Dalam bahasa Jawa Srengenge artinya sinar atau cahaya matahari. Disebut Coban Srengenge karena keindahannya akan sangat menakjubkan kala siang hari, so aku saranin kalau mau melihat keindahan air terjun disana pas ada matahari karena bakal mendapat bonus melihat pelangi. Loh kok bisa? Pasti pada nda percaya yah.Â
Coban ini memiliki keunikan karena terdapat tiga air terjun dalam satu tempat, jadi tidak heran ketika ada matahari kalian bakal disuguhi keindahan pelangi.
Selain dapat melihat fenomena pelangi, kalian juga bakal dibuat takjub dengan pemandangan alam di coban ini, ditambah lagi dengan kesejukan air yang jernih dan segar serta dikelilingi pepohonan yang hijau akan semakin menambah nuansa asri coban ini.
Lokasinya pun sangat strategis karena berada tidak jauh dari area perkantoran Kecamatan Ampelgading, tepatnya di Dusun Sumberwangi, Desa Tirtomarto.Â
2. Coban Telaga Warna

Seperti halnya di Coban Srengenge yang sangat mempesona disiang hari, fenomena telaga warna inipun hanya bisa dilihat saat matahari tepat berada di atas kita sekitar pukul 11 siang ke atas.
Lokasi coban ini terletak di Desa Sidorenggo, buat para pecinta tantangan ini mungkin mengasyikkan. Tapi buat yang nda biasa berpetualang aku saranin buat persiapin kondisi prima, karena perjalanannya terbilang cukup ekstrem.
Eeiits jangan khawatir, sekalipun demikian nda bakalan terasa kok, karena kalian bakal terbius dengan keindahan alam sekitar, menikmati suasana yang tenang diantara pepohonan serta udaranya sangat sejuk yang menciptakan kesan asri membuat tenang perasaan.
3. Pantai Licin

Dinamakan Pantai Licin karena dulunya wilayah ini sangat licin akibat lumut yang menempel di pohon dan bebatuan. Hal ini disebabkan wilayah di sekitar pantai yang berupa hutan lebat. Seiring berjalannya waktu, nama daerah disekitarnyapun berubah nama menjadi Licin.
Salah satu daya tarik dari pantai ini adalah pasir pantai yang berwarna hitam halus dan lembut, inilah yang menjadi keunikan dari pantai ini. Menurut penuturan warga, dulunya pantai ini berpasir putih dan sangat indah. Namun karena muntahan lahar dari letusan Gunung Semeru yang dibawah arus Sungai Glidik menutupi hamparan pasir putih menjadi berwarna hitam.
Disamping itu, kalian bakal disuguhi dengan bukit karang yang indah ditambah ombak yang tenang membuat wisatawan bisa berenang dengan leluasa disana dan semakin memikat hati.
4. Coban SewuÂ
Gansis pasti mengira bahwa jumlah air terjunnya sebanyak seribu kan? Silahkan dihitung sendiri, hehe
Coban Sewu ini lebih dikenal dengan Grojokan Sewu Malang, tidak tahu pasti akan pemberian nama tersebut, mungkin kalian bisa melihat dari penampakan air terjun yang sangat banyak sehingga orang menamai demikian. Eeh jangan salah yah kenapa diimbuhi nama Malang, karena memang menjadi dua wisata coban antar kabupaten yang sama-sama memiliki nama Sewu, yaitu Grojokan Sewu di Ampelgading ini (Kab. Malang), dan Tumpak Sewu (Kab. Lumajang) yang lokasi pintu masuknya memang berdekatan.
Untuk kalian yang ingin terapi air, tempat ini sangat cocok karena di coban ini hanya ada aliran air terjun yang sangat deras dan tebing yang cukup tinggi. Jika ingin menikmati nuansa seperti dipijit, kalian tinggal turun di bawah derasnya air terjun dan menikmati sensasi pijitannya. Wah tentu sangat asyik bukan? Kalian bisa menikmati terapi dan bermain air di alam langsung.
5. Coban Ciblungan
Lokasi Coban Ciblungan mudah dicari karena berada tak jauh dari akses jalan raya jurusan Dampit-Lumajang, yaitu berada di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading. Untuk menuju lokasi bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat.
Fasilitas yang ditawarkan pun cukup lengkap seperti toilet, tempat parkir, gazebo, dan warung makan.
Selain hal-hal di atas, coban ini juga memiliki keunikan karena memiliki beberapa aliran yang deras yang turun berjajar dari sungai di atas tebing, bahkan ada beberapa aliran yang berasal dari dalam tanah jadi nampak sangat menarik perhatian. Sedangkan nama Ciblungan itu sendiri diambil karena dulunya di coban ini sering dibuat anak kecil mandi dan melompat dari atas tebing yang menghasilkan suara "ciblung-ciblung" yah begitulah orang terdahulu menamai sebuah lokasi agar mudah diingat, hehehe unik yah
6. Coban Gintung

Seklipun demikian, kalian tidak bisa langsung memasuki goa ini tanpa seizin juru kunci yang mengelola coban.
Panorama coban ini masih sangat alami karena belum dikelola sepenuhnya. Namun jangan khawatir, kalian nda bakalan dibuat kecewa karena bisa berenang di bawah air terjun. Disamping itu, di sebelah Goa Gintung terdapat air terjun lain yang bisa dinikmati dari atas jembatan yang diberi nama Coban Nagan Gintung, artinya ada dua air terjun yang bisa dinikmati disana, gimana Gansis masih belum tertarik?
7. Candi Jejawar
Bahkan, Raden Wijaya pendiri Kerajaan Majapahit pun kerap beribadah di Candi Jawar yang dekat dengan Semeru ini. Candi ini memiliki pendopo soko limo yang mengarah ke timur, yaitu tepat ke arah Gunung Semeru. Sehingga penataan candi ini dikhususkan untuk agama Hindu.
Sekalipun sebagai wisata religi, namun banyak pula para pemburu foto instagenik yang merekomendasikan tempat ini. Bahkan banyak foto bertebaran di media sosial yang menyanjung keindahan tempat ini. Karena sebelum sampai ke tempat ini, kalian bakal terpesona dengan jajaran pohon cemara di sepanjang jalan yang sangat instagramable.Â
Bagaimana? Sudah ada gambaran mau liburan kemana? Yuuuk buktiin srndiri keindahannya
Penulis: Dinar Setyaningrum
*ditulis juga di thread kaskus
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI