Sarapan bubur, perut saya pun terasa hangat. Tidak lagi berisik. Seolah menikmati setiap gizi yang terkandung di dalamnya. Nutrisi yang terdapat dalam bubur dapat membantu mengoptimalkan fungsi organ di sekitar sistem pencernaan.
Makanan ini juga memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah di cerna dan memudahkan proses pencernaan. Jika mengalami gangguan pencernaan, biasanya makan semangkuk bubur menjadi salah satu  cara terbaik mengatasinya.
Tapi kalau dilihat dari penampakkannya sih menggoda selera bukan? Saya saja pakai nambah. Saya kalau makan sangat jarang cuma 1 piring, pasti pakai nambah. Biar berat badan saya bisa naik begitu.
Berdasarkan literatur yang saya baca ikan bawal ternyata banyak manfaatnya. Di antaranya, dapat mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh.
Manfaat ini menjadi penting, terutama ketika usia semakin bertambah dewasa. Semakin dewasa, maka penumpukan kolesterol akibat lemak jahat yang berasal dari makanan akan semakin banyak. Nah, ikam bawal diyakini mampu mengontrolnya.
Kandungan omega-3 dalam ikan bawal ternyata bisa menjaga kesehatan jantung. Selain itu, mampu mencegah pembentukan plak pada dinding pembuluh darah yang menjadi penyebab serangan jantung, juga berguna dalam mencegah stroke.
Ikan bawal yang mengandung vitamin D juga diyakini berguna untuk menjaga kesehatan kulit dan tulang. Adanya jenis vitamin D2 dan D3 dalam ikan bawal juga bisa mengurangi risiko penyakit kulit seperti psoriasis.
Wah banyak banget ternyata manfaatnya. Dan..., itu berarti bubur ikan bawal buatan saya ini selain enak, juga menyehatkan. Bikinnya mudah dan tidak ribet. Harganya juga terjangkau. Makanan sehat itu tak perlu mahal bukan.
Ini kreasi sarapan saya, bagaimana dengan kreasimu?
Selamat sarapan...
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H