Tahun 2021 kasus covid 19 masih terus meningkat, menyebabkan banyak aktivitas akhirnya harus dilaksanakan dalam jaringan (daring/online). Hal itu membuat mau tak mau masyarakat terkena dampaknya dan harus mengikuti perkembangan teknologi dengan mau tidak mau.
Belajar dan kerja menggunakan zoom, belanja dilakukan melalu market place, memesan makanan pun tidak perlu pusing lagi karena adanya delivery order, dan sosial media serta internet menjadi sarana untuk menyampaikan informasi dan mencari hiburan.
Melihat kondisi demikian, pemerintah khususnya kemendikbudristek akhirnya meluncurkan beberapa program untuk mahasiswa agar tetap aktif beraktifitas meskipun dalam situasi pandemi yang ada. Program yang dimaksud adalah Kredesial Mikro Mahasiswa Indonesia atau biasa disingkat KMMI. Dalam program tersebut diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan keterampilan dan mengembangkan kompetensi yang ada pada dirinya.
Salah satu mitra yang mendukung program tersebut ialah Universitas Pendidikan Indonesia serta Lookmedia yang mengadakan short course virtual dengan tema "Menjadi Content Creator Edukatif di Era Digital."
Kepelatihan tersebut disiapkan untuk menghasilkan Content Creator yang memiliki soft skills dan hard skills yang berkarakter edukatif, sehingga dapat menghasilkan content yang mendidik, informasif, aktraktif, dan menghibur.
Short Course virtual ini diadakan oleh mitra lookmedia yang berdiri di bawah naungan PT Republik Desain Indonesia, Lookmedia ini merupakan penyedia jasa pengembangan konten dan sistem digital dengan tujuan pembelajaran di internet perusahaan maupun tujuan komersil. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 12 Juli hingga 20 Agustus 2021 dan diikuti oleh 320 peserta yang tergabung dalam bentuk telegram serta terbagi menjadi beberapa kelas.
Adapun materi yang dipelajari pada pelatihan ini adalah:
1) Mengenal konten creator Youtube
2) Merancang channel Youtube sendiri!
3) Elemen penting dalam pengembangan channel Youtube
4) More than just a video content!
5) Instagram 202
6) Desain Instagram Kreatif
7) Instagram optimal!
8) Video technique for Instagram
9) Get in touch with more audiences!
Adapun tugas akhir pada pelatihan ini adalah membuat 2 video yang berkaitan dengan program studi masing-masing. Satu video di up di aplikasi Instagram dan satu lagi di up pada channel Youtube. Saya sendiri membawakan materi mengenai undak-usuk basa dan alat musik tradisional Sunda (Kacapi).Â
Saya bermaksud untuk menyampaikan informasi mengenai kedaerahan yang mana undak-usuk basa Sunda itu penting agar kita dapat mengetahui dan membedakan panggilan seperti apa jika pada yang lebih tua, diri sendiri, ataupun bagi orang yang lebih muda. Alat musik kacapi juga bertujuan untuk memperlihatkan warisan budaya yang ada di tanah air kita (khususnya) Jawa Barat. Selain dari itu, peserta KMMI juga diharuskan untuk mengisi jurnal harian kegiatan (pada saat kelas) berupa rangkuman dan dokumentasi dari kegiatan tersebut.
Banyak hal yang saya pelajari dalam kursus ini, terutama untuk membangun personal branding diri saya jika ingin menjadi Content Creator seperti yang diharapkan (edukatif, informatif, atraktif, dan menghibur).
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI