Mohon tunggu...
nazril fariz
nazril fariz Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

perkenalkan nama saya Nazril Fariz, hobi saya mempelajari teknologi komputer.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Teknik Menjiplak Peta Kepulauan Riau dengan Media Kertas Kalkir

25 September 2024   08:12 Diperbarui: 11 November 2024   16:15 149
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tugas Kartografi, prodi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Nazril Fariz 2410416110027

Dosen pengampu: Dr. Rosalina Kumalawati M.Si.

Teknik menjiplak peta merupakan cara untuk membuat kembali peta dari sumber aslinya seperti atlas. Teknik yang digunakan dalam menjiplak peta ada banyak yaitu teknik manual, teknik proyeksi dan teknik digital. Metode yang saya gunakan untuk menjiplak peta Kepulauan Riau adakah teknik manual dengan  media kertas kalkir.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah menyiapkan beberapa bahan seperti:

1. Hasil fotokopi atlas Kepulauan Riau dengan ukuran kertas A3

2. Kertas kalkir dengan ukuran A3

3. Drawing pen dengan ukuran 0.1 dan o.5

4. Pensil warna

5. Penggaris

Setelah menyiapkan bahan saya memulai untuk menempel kertas kalkir di atas fotokopi atlas Kepulauan Riau, kemudian saya mulai untuk menggambar outline dengan drawing pen ukuran 0.1.

Kemudian, saya melanjutkan pengerjaan dengan menulis nama-nama daerah dan kabupaten dengan kombinasi drawing pen ukuran 0.3 dan 0.1.

A34
A34

Pengerjaan dilanjutkan dengan pembuatan insert yaitu peta kecil yang mewakili wilayah yang lebih kecil, terdapat 5 insert yang ada di atlas Kepulauan Riau ini.

A34
A34

A34
A34

Setelah semuanya selesai, dilanjutkan dengan menambahkan detail-detail lain seperti jalan, sungai, batas-batas dan lain-lain, pengerjaan diakhiri dengan memberikan warna pada kertas kalkir dan juga membuat legenda.

A34
A34

Itu saja pengalaman saya menjiplak peta Kepulauan Riau dengan media kertas kalkir, pengerjaan memang harus dilakukan dengan sabar dan teliti, tetapi walaupun terlihat membosankan saya tetap mengerjakan dengan santai.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun