Kemiskinan ekstrem merupakan salah satu isu yang masih menjadi perhatian di berbagai wilayah indonesia, termasuk di masyarakat pedesaan. Salah satu langkah strategis untuk mengatasi kemiskinan ekstrem adalah melalui pemberdayaan sumber daya manusia. Dengan meningkatkan keterampilan dan kapasitas individu, masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di era globalisasi. Dalam upaya memberdayakan masyarakat dan memberikan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan era digital, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 33, 93, dan 163 mengadakan kegiatan pelatihan bertajuk "Pelatihan Editing Video dan Poster". Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ngadirejo, Kabupaten Malang, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi masyarakat muda desa.
Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan pada Senin, 20 Januari 2025, bertempat di Balai Desa Ngadirejo. Pelatihan berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.45 WIB dengan diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari pemuda dan pemudi desa dengan rentang usia SMP hingga SMA. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan digital kepada generasi muda di Desa Ngadirejo, sejalan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini yang semakin mengedepankan penguasaan teknologi, khususnya dalam bidang editing media.
Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi editing poster dan sesi editing video. Kedua sesi ini dipandu oleh mahasiswa UIN Malang yang memiliki keahlian di bidang masing-masing. Pada sesi editing poster, materi disampaikan oleh Mohdi Daud Allathif dan Maulida Mitahul Anwar dengan menggunakan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran mengedit poster. Sementara itu, sesi editing video dipandu oleh Muhammad Wahyu Noer Sya'bani, Ine Fitria Nuraini, dan Xhanaya Putri Maharani, dengan aplikasi CapCut sebagai media pembelajaran mengedit video.
Pada sesi editing poster, peserta diajarkan berbagai tahapan dasar hingga lanjutan dalam membuat poster yang menarik. Mulai dari pengaturan ukuran frame poster, pemilihan warna latar belakang, penambahan gambar, hingga penulisan teks yang sesuai dengan tema. Dalam pelatihan ini, tema yang digunakan adalah Isra' Mi'raj, sehingga peserta juga mendapatkan nilai tambah berupa pemahaman tematik dalam proses desain. Pelatihan dilakukan secara langsung (live editing) sehingga peserta dapat melihat dan mengikuti setiap langkah yang dilakukan pemateri.
Sesi kedua, yaitu pelatihan editing video, berfokus pada penggunaan aplikasi CapCut. Pemateri memberikan panduan langkah demi langkah dalam mengedit video, mulai dari menambahkan foto dan video, menerapkan transisi, overlay, hingga menambahkan backsound untuk memperkaya kualitas video. Sebagai materi tambahan, pemateri juga membagikan informasi mengenai situs-situs penyedia filter dan backsound gratis yang dapat digunakan untuk menunjang proses editing video. Dalam sesi ini, footage yang digunakan berasal dari berbagai destinasi wisata di Kabupaten Malang, sehingga peserta sekaligus mendapat inspirasi tentang potensi wisata lokal.
Para pemuda dan pemudi Desa Ngadirejo mengikuti pelatihan dengan penuh antusias. Live editing yang dilakukan oleh para pemateri memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk memahami teknik-teknik yang diajarkan. Tidak hanya itu, melalui pelatihan ini, peserta juga dapat mengenal aplikasi Canva dan CapCut lebih dalam sebagai aplikasi editing yang mudah diakses dan digunakan dalam kegiatan sehari-hari maupun untuk keperluan profesional.
Dampak dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penguasaan keterampilan dasar, tetapi juga mampu membuka peluang baru bagi masyarakat muda Desa Ngadirejo. Dengan kemampuan editing video dan poster, peserta diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan tersebut untuk menghasilkan karya kreatif yang bernilai ekonomis, baik melalui pembuatan konten promosi produk lokal maupun pengelolaan media sosial destinasi wisata desa.
Pelatihan "Editing Video dan Poster" yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat muda di Desa Ngadirejo. Melalui kegiatan ini, generasi muda diberikan bekal keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus diperkenalkan pada potensi kreatif yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Harapan besar tertuju pada keberlanjutan kegiatan serupa di masa mendatang, sehingga manfaat yang dirasakan oleh masyarakat semakin luas dan berkelanjutan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H