Internet sekarang ini sudah menjadi kebutuhan wajib bagi kaum urban, sehari saja tak berselancar di dunia maya pasti bagi sebagian orang adalah sebuah cobaan berat. Internet itu candu bagi para pemakainya, coba lihat saja data-data di bawah ini yang di rangkum oleh tim ICTWatch :
bangsa ini ada 60rb desa..
bangsa ini ada 220juta manusia..
pengguna Facebook ada 30,1 juta fesbuker, no. 2 terbesar di dunia
Twitter 6,2 juta tweeps, paling tinggi di dunia mengalahkan Brazil dan Amerika
Pengguna internet di Indonesia ada 45 juta orang
Blogger 2,7 juta
Pengguna HandPhone 150-180juta orang
Tak salah rasanya bila pertumbuhan social media begitu cepat. Karena adanya kebutuhan untuk eksis, aktualisasi diri, kebebasan berekspresi dan bergaul. Jadi dengan adanya social media orang langsung pengen tahu dan mencobanya dengan meng-update status-status di sana.
Fenomena social media bisa dilihat dari beberapa kasus/kisah unik yang justru makin booming dan mendapat dukungan dari social media.
Masih ingat kasus Prita Mulyasar yang divonis harus membayar denda sebesar 204 juta karena dituding mencemarkan nama baik melalui e-mail. Padahal, apa yang dilakukan Prita adalah keluh kesah karena merasa mendapat layanan yang tidak memuaskan dari Rumah Sakit OMNI Internasional. Ia dianggap melanggar UU ITE pasal 27 ayat 3 tentang Pencemaran Nama Baik.