Di masa sekarang, banyak negara menghadapi tantangan inflasi yang tinggi. Harga barang dan jasa meningkat, dan nilai mata uang bisa melemah.
Dalam konteks ini, emas tetap menjadi pilihan yang relevan bagi banyak investor yang ingin melindungi kekayaan mereka dari dampak inflasi.
3. Diversifikasi Portofolio
Emas masih dianggap sebagai salah satu instrumen yang baik untuk diversifikasi portofolio investasi. Dalam skenario di mana pasar saham atau obligasi sedang mengalami volatilitas, emas sering kali stabil atau bahkan naik.
Ini membuat emas menjadi instrumen pelindung ketika pasar lainnya berfluktuasi tajam.
Meskipun emas tidak memberikan imbal hasil seperti saham (dividen) atau obligasi (kupon), aset ini tetap penting dalam menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko dalam portofolio investasi.
4. Pasar yang Berfluktuasi dan Ketidakpastian Global
Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, seperti perang, konflik geopolitik, perubahan kebijakan moneter, dan kondisi ekonomi yang belum stabil, banyak investor terus memandang emas sebagai aset yang aman.
Jika Anda mencari investasi yang relatif aman di saat pasar lainnya berfluktuasi, emas mungkin masih menjadi pilihan yang baik.
Namun, karena harga emas bisa turun atau naik tergantung pada kondisi pasar, penting untuk tidak hanya berfokus pada emas sebagai satu-satunya aset investasi.
Mempertahankan portofolio yang beragam tetap merupakan strategi investasi yang paling bijaksana.