"Lalu bagaimana dengan pekerjaan kakak di perusahaan itu, Bu" tanyaku penasaran.
"Ya mau tidak mau harus berhenti. Padahal kontraknya itu 3 bulan, dan kalau keluar sebelum kontrak berakhir, kita akan dikenai denda. Karena kakak baru satu bulan bekerja dan harus berhenti, maka waktu itu kakak harus membayar denda ke perusahaan." Jelas Ibu.
      Berhenti bekerja di perusahaan, kakak akhirnya mengakhiri perjuangannya mencari peruntungan di Ibu kota. Pada tahun 2017, kakak memulai lembaran mengenai perjalanannya di Kota Medan. Resmi menjadi seorang CPNS di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dan tepat pada 1 Juli 2023 lalu, kakak pindah tugas ke Padang dan menetap bersama kami sekeluarga.
      "Jalan orang tentu beda-beda. Tidak semua fresh graduate itu akan menganggur setelah dia wisuda. Ada yang sudah bekerja sebelumnya, ada yang langsung mendapat pekerjaan, ada juga yang harus menunggu terlebih dahulu. Semua punya waktunya masing-masing, jadi tidak ada istilah sarjana hanya pengangguran dengan gaya. Tidak ada yang mau menganggur juga, kan?" aku mengangguk mengiyakan ucapan ibu.
Aku kembali pada postingan video wisuda tadi dan mengetuk layar dua kali hingga tanda love di samping kanan berwarna merah, sebagai tanda ucapan selamatku pada mereka yang sudah bisa tertawa lepas dan bahagia akan kemenangannya.
"Semua punya waktunya masing-masing..."-Ibuku tercinta.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H