Pada masa digital ini, Internet telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari, ditambah lagi semenjak munculnya pandemi COVID-19 yang membuat penggunaan internet mengalami peningkatan yang lebih pesat. Untuk mencegah penyebaran virus, melakukan segala kegiatan, mulai dari bekerja, belajar, sampai berkomunikasi secara umumnya dilaksanakan dari rumah melalui jaringan internet.
Hal ini menjadi suatu keharusan bagi setiap orang untuk memiliki internet. Internet memungkinkan berbagai kegiatan dilakukan lebih mudah dan cepat.
Hanya saja, internet tidak selalu membawa kebaikan. Di dunia maya sendiri, terdapat sebuah slogan “Internet is always right” yang sebenarnya merupakan sindiran terhadap masyarakat yang terlalu naif terhadap penggunaan internet, karena banyak orang dengan mudahnya mempercayai informasi dari internet tanpa mencari kebenarannya terlebih dahulu.
Di masyarakat Indonesia sendiri, terdapat istilah “Mbah Google” karena setiap hampir semua hal yang ingin diketahui dapat dicari dengan menggunakan search engine tersebut. Lucunya, sama seperti seorang mbah dukun, mereka sering mempercayai hasil pencarian Google tersebut tanpa diverifikasi terlebih dahulu.
Ini menunjukkan bahwa literasi masyarakat terhadap penggunaan internet terbilang masih kurang, dan perlu adanya edukasi kepada masyarakat mengenai literasi digital. Dari situ lah penulis akan memberi tahu kepada Anda cara memverifikasi informasi pada search engine Google.
Mencek Alamat Situs
Yang paling awal Anda harus lakukan adalah mencek bahwa situs yang ditampilkan adalah situs yang benar. Contohnya, mencek apakah Anda benar menulis facebook.com, dan tidak ada typo satu pun di dalamnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari situs-situs palsu seperti scam (penipuan di internet yang menggunakan “kerahasiaan” di internet sebagai senjatanya).
Walaupun Google sebenarnya secara umum sudah menyaring situs-situs terkemuka seperti Facebook, YouTube, dan lain-lain, ada kalanya situs yang Anda ingin kunjungi adalah situs di luar pengamanan Google. Maka dari itu, selalu pastikan Anda mengetahui situs yang akan Anda kunjungi.
Jangan Mudah Percaya Apa pun
Dalam kasus dimana Anda pertama kali mengunjungi sebuah situs, jangan sekali-kali memberikan data pribadi Anda, cek apakah halaman situsnya menggunakan “Https”, bukan “http”, dan jangan percaya apabila sebuah situs memberitahu Anda bahwa Anda memenangkan suatu hadiah, ataupun bahkan memberitahu komputer Anda terkena virus, karena hal-hal tersebut adalah cara yang paling sering digunakan oleh para scammer (istilah penipu di internet).
Gunakan “Tabs” Google
Jika Anda ingin menemukan situs yang terpercaya dengan cepat, maka alangkah baiknya Anda menggunakan fitur tab Google. Setiap kali melakukan pencarian di Google, pengguna akan selalu diarahkan pada tab umum yakni tab “semua”, hal ini membuat Google menelusuri segala kemungkinan agar pengguna mendapatkan apa yang mereka cari tanpa dibatasi kontennya.
Namun, jika Anda mencari konten khusus seperti berita, gambar, video, ataupun buku. Hal yang dicari pada tab tersebut sudah disaring terlebih dahulu. Maka, jika Anda mencari berita pada tab “berita”, maka Anda akan mendapatkan hasil dan situs yang kemungkinan besar dapat terpercaya.
Gunakan Trik-trik Ini Agar Hasil Pencarianmu Lebih Tepat
Selain itu, Google memiliki trik-trik yang bisa dipakai ketika melakukan pencarian agar hasil yang lebih akurat. Pada melakukan pencarian, Anda tidak perlu terlalu baku dalam penggunaan bahasa, cukup menggunakan kata kunci dari hal yang ingin Anda cari, seperti contohnya, Anda hanya perlu mengetik “hasil bola Australia Indonesia” ketika ingin mencari hasil pertandingan sepak bola timnas Australia vs timnas Indonesia. Hal ini dikarenakan Google memiliki skema pintar untuk mempertimbangkan sistematika kebahasaan dalam berbagai konteks, sehingga hasilnya lebih mumpuni.
Nah, apa bila Anda sebaliknya ingin mencari satu kalimat utuh, seperti misalnya ingin mengecek apakah suatu tokoh benar menyampaikan suatu quotes yang Anda dengar entah dari mana, maka Anda bisa menggunakan tanda kutip pada kalimat yang ingin Anda cari, contohnya jika Anda mencari (“as far as I'm concerned, I prefer silent vice to ostentatious virtue.”) tanpa tanda kurung, maka Google akan menampilkan situs yang menyajikan kalimat tersebut saja.
Sebaliknya, Anda pun bisa menggunakan tanda minus (-) pada kata atau kalimat yang, maka Google akan menyembunyikan situs yang menggunakan kata/kalimat tersebut. Sangat berguna ketika Google terus menampilkan hal yang bukan dicari, misalnya "hati -liver-" akan menampilkan gambar love (hati) selain organ hati.
Trik terakhir yang bisa digunakan di Google adalah menulis "site:" pada awal kalimat, diikuti dengan alamat situs yang ingin dicari. Contohnya, jika Anda menulis site: www.kompas.com, maka Anda akan mencari kata yang digunakan di situs kompas saja.
Itu lah tips dan trik singkat yang dapat digunakan selagi menggunakan search engine. Perlu diingatkan kembali kepada semuanya, termasuk penulis pribadi, bahwa internet bukan lah tempat yang aman dan tenteram sehingga seseorang dapat menggunakannya tanpa resah. “Privasi dan kerahasiaan” sering menjadi ilusi bagi orang yang menggunakannya sehari-hari, sehingga informasi palsu dan penipuan dapat dengan mudah terjadi kepada seseorang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian sebagai bagian dari literasi digital.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI